Monday, September 25, 2006

F A I T H (IMAN)


Ramadhan is coming, everybody in our family are happy, we are ready to do fasting. This is the hardest fasting time for my kids. It is because at lunch time all the students have to go to the lunch room and they eat their lunch together. My kids have to stay there too, even though they don’t eat. Some kids were asking them, why don’t you eat your lunch? Coz I am fasting... Why are you fasting..? I am doing this, for my God, Allah also this is the month of Ramadhan.. Every Moslem all over the world they do fasting. Fasting is one of 5 pillars in Islam. So, we have to do, also as a Moslem. Even we do fasting; we still can play and do others things.. We are not hungry... Fasting also to educate ourselves to be honest.. To be honest to ourselves.. So.. Allah knows even no body’s know.

Alhamdulillah… My God, I am glad to have them, MasyaAllah they really great kids…I tell them you can break your fasting anytime you want to. But mom, I can hold it, and if Allah telling me to do it, I should do it… I can eat and even you don’t know, but Allah knows… Alhamdulillah, maybe this is call faithful

Ehmmm… what is Faith? I am thinking to write this for my kids, even they already did it…but maybe they don’t really understand the definition.

Iman is an
Islamic term, literally meaning "to learn", "to fully observe one's faith" or "to learn one's faith", and lexically meaning affirmation and confirmation in the heart, as can be found in a verse of the Qur'an

From Al-Quran as a literature (my friend called “Buku Krepekan”):

QS. Ali Imran 171-172
171.They glory in the Grace and the Bounty from Allah, and in the fact that Allah suffereth not the reward of the Faithful to be lost (in the least).
172 Of those who answered the call of Allah and the Messenger, even after being wounded, those who do right and refrain from wrong have a great reward.

So the word faith has meaning to obey Allah even though we never see Allah but we believe on him and we obey what Allah said in Al-Quran.

QS Ali-Imran 191
The definition of faithful are those who remember God, standing and sitting, and on their sides."


Iman/Faith Pillars in Islam, is to affirm your faith in Allah, His angels, His Books, His Messengers and the Last Day, and to believe in the Divine Destiny whether it be good or bad."

So, I believe there is no religion or faith can be better than the religion chosen by Allah, for His servants.

QS Al-Maidah 3
"This day I have perfected your religion for you, completed my favor upon you and have chosen for you Islam as your religion. "

QS Al-Imran 31
"Say ( O Mohammed to mankind ) if you really love Allah, then follow me (i.e. accept Islam, follow the Quran and the Sunnah), Allah will love you and forgive your sins and Allah is Oft-Forgiving, Most Merciful."

QS Al baqarah 277 :
Those who believe, and do deeds of righteousness, and establish regular prayers and regular charity, will have their reward with their Lord: on them shall be no fear, nor shall they grieve.

In Al-Quran every word of Faith always continuing by prayer, charity, and righteousness. So Iman or faith, It’s mean the believing in the heart, telling and also doing.

Some literature wrote that if Iman with Islam are together, the Islam mean all the physically act, including telling and doing and Iman all about what we believing our heart.

I Love you both my lovely kids. Also special Thank's for my invisible friend, who ask me to write this home work. May Allah bless you all the reader

Wednesday, September 20, 2006

LAHIR, HIDUP then.. MATI

Terdengar tangisan bayi di kamar operasi sebelah…, satu nyawa lagi lahir kedunia…Subhanallah. Itu bayi kelima dokter Joe…hari ini dok.., kata perawat... Weleh2, si Joe, sahabatku yang obgyn itu… emang produktif banget…tangannya adem.., orangnya baik dan sabar bangeet, jadi tiap hari ibu2 yang nguantri buanyaak…(aku bukan promosi ya Joe, aku tahu pasienmu udah banyak, ntar makin banyak…, kamu kuwalahan ga sempet ke gym atau jalan2 sama Clara, Chaca dan Nia…). Setengah jam kemudian muncul wajah capeknya sambil cengar cengir, laper vy…belum selesai kamu? Yo wis duluan deh…Joe, jangan di habisin makanannya ya.…!!

(Kasusku agak complicated, rahang atas hancur dan floating, jd aku musti collect tulang2nya yg tipis dan remuk musti disambungin lagi satu persatu, supaya ngga' perlu di bone graft… klo musti buka hips, tambah repot...). Beginilah perjuangan mempertahankan HIDUP.

Samar2 kudengar Joe bicara ke bapak yang bahagia itu…selamat ya pak, putranya sehat, beratnya 3.6 kg, panjangnya 52 cm, ibunya juga sehat, silahkan di tengok, kudengar suara bersyukur dari sekelompok orang… Alhamdulillah... kelahiran bayi menjadi kebahagiaan bagi setiap keluarga…

LAHIR…merupakan sebuah awal buat si bayi, awal kehidupannya di Dunia…

Operasi selesai…capek, berdiri 4 jam,…laper…ughh orang hidup emang perlu makan ya…mudah2an masih ada sisa makanan…Alhamdulillah. Lagi enak2 makan sambil meluruskan punggung.., tuit…tuit… sms masuk…”dari seoran teman…”Vy apene takon, kene opo aku di lahirno, wong aku ga njaluk di lahirno? Trus urip iki gae opo, bar ngono mati trus di adili?” hmmmm…interesting…ini orang pertanyaannya agak aneh, sepertinya Allah sang pencipta semena2 banget di mata dia? Dia ngga dikasih chance gawe memilih sedikitpun.. Sik2…tak ngentekno ma’em sik…luweeh…

Dok.. ada emergency, phlegmon dok… ga jadi ngabisin makanan aku lari ke lantai satu ruang emergency.. seorang nenek sekitar 55 th, dengan pembengkakan di wajah yang sudah menyebar sampai ke bawah mata dan lehernya. Sudah seminggu yang lalu sakit gigi lalu bengkak, belum diobati…ada riwayat diabetes, darah tinggi, pasien demam tinggi, ga bisa makan sudah 3 hari, mulut tidak bisa di buka, pembengkakan keras seperti papan dan kondisi sistemiknya sudah buruk sekali… celulitis dengan sepsis…. Langsung masuk ruangan rawat inap, kutanya pasienku: "Dos pundit kraosipun mbah? Embah pun mboten kiat... niki…jawabe si embah…" lemaah...
Pemantauan super intensif… keadaan umum sudah buruk sekali, aku ga bisa berharap banyak apalagi, compromise patient dengan penyakit sistemik seperti beliau. Aku hanya bisa berdoa, ya Allah tolong pasienku..Beberapa jam kemudian…dok, pasien memburuk keadaannya, aku naik lagi ke ruangan, resusitasi jantung paru tidak berhasil, akhirnya pasien kunyatakan meninggal dunia…Innalillahi Wa innalllahi rajiuun, semua yang berasal dari Allah akan menghadap Allah kembali. Meski menjadi dokter sudah sering sekali melihat kejadian pasien meninggal dunia, hatiku masih sedih juga.
MENINGGAL DUNIA, berakhir sudah perjalanan sang embah di dunia fana ini, ruh yang tadinya bersemayam di tubuhnya, tidak bisa menetap lagi karena tubuh sudah rusak, ruh tersebut kembali ke Sang Maha Pemcipta

Tired with all the struggling cases at the hospital, but I have to drive another two hour, to see my kids....Jakarta yang macet, meski udah di toll ini karena aktivitas kehidupan yang tinggi..orang pergi kerja, sekolah...
Dari yang dipinggir jalan duduk menunggu belas kasihan, sampai yg di dalam restoran di puncak hotel bintang lima, semuanya orang HIDUP, yang menjalani aktivitas kehidupan…dengan caranya masing2…

Sambil nyupir di kemacetan Jakarta, aku review kembali peristiwa hari ini..LAHIR trus HIDUP…,then.. MATI…semuanya makin terlihat seperti cycle of life…apa iya cuman begitu aja, lahir…hidup…trus ntar mati… kenapa begitu…

Lahir dan mati itu akhirnya terbayang dimataku, seperti peristiwa awal dan akhir fase dunia… LAHIR bagaikan pintu MASUK…ke dunia…bayi menangis..keluarga tertawa…Dan MATI…pintu KELUAR dari dunia…keluarga si embah menangis…bagaimana dengan keadaan embah? Apakah dia tertawa?

Oh ya jadi inget... sms koncoku mau, Kenapa kita LAHIR, HIDUP dan MATI, wong aku ngga' minta lahir kok….Kan berarti keinginan untuk Hidup itu bukan atas keinginanku tapi keinginan pihak lain toh.., lha nek kepingine ditakoni sik, gelem tah menyang nang ndunyo lewat pintu LAHIR….? Trus misale lahir yo iso milih carane metu seko kuping koyok werkudoro…, opo lahir ndik kolong jembatan, jadi anake pemulung, Opo lahir ndik RS. Mewah ditangani ahli selevel dr. Joe….. Wah bukan begitu aturan mainnya…

(sakjane pertanyaan tsb ditujukan kpd yg membuat kita hidup... tapi menungso ngga’ bakalan mampu berbicara dg Allah. QS.79:37)
Sebelum menjawab pertanyaan tsb..Coba kita cari analogi yg kira2 hampir sama thd pertanyaan diatas..
Misal: Kenapa AC itu dibuat?

Pertanyaan : (AC yang ga bisa ngomong ke Pembuat AC) :
Kenapa aku dibikin jadi AC, wong aku ngga’ minta kok?
Jawaban : (si Pembuat AC tsb..)
Lha wong aku pancen mbuat AC ben wong2 ga kesumuken kok, dengan kata lain MANFAAT AC tersebut.

Sekarang kalo kita mau analisa sendiri (tanpa bisa bertanya ke si pembuatnya..)
Tentunya sipembuat tersebut sdh membuat buku manual/buku petunjuk ttg manfaat dan bagaimana barang yg dibuat tersebut dimanfaakan dan bagaimana merawatnya dll
Andai AC iso moco :
AC jadi mengerti... OOO aku BERFUNGSI membuat sejuk ruangan sehingga orang2 menjadi nyaman.
Nah…saiki kiro2 kita iso ga yo…mencari tau kenapa kita ini HIDUP
Klo gitu kita cari buku petunjuknya…ndik endi sih petunjuk itu…?
jawabnya : AL_QURAN..

Wis..mbuka’i pelan2 iki kudu metani siji2...
Sak iki coba kita awali dg pertanyaan yg lain saja..toh karena kita juga udah lahir..
dan lahir itu adalah awal atau Pintu masuk, jadi sekarang kita lihat HIDUP
coba kita balik pertanyaan tsb diatas...
Jadi manfaat kita HIDUP di dunia ini untuk apa?
Tidak mungkin Allah sang Maha Pencipta menciptakan Makhluknya tanpa maksud dan tujuan...pasti ada maksud dan tujuannya...
QS.25:2.. QS.54:49..
Disebutkan bhw memang kita ini ciptaan Allah..dan dari masing2 ciptaannya ini semua Allah telah membuat ukuran2nya dengan tepat......Jadi sak jane sudah ada patokannya kenapa kita ini hidup..

Tinggal cari tau saja sak iki..
QS.21:16
Allah menciptakan langit dan bumi dg sgl macam isinya bukan dg tanpa maksud atau tujuan, ini berarti termasuk kita manusia ini didlmnya. Jadi Allah menciptakan kita dg maksud dan tujuan tertentu.Ini berarti sedikit menguak pertanyaan kenapa kita dilahirkan..wong aku ngga’ minta kok...

Lho ini bukan urusan kita, dimintai pendapat oleh yg mengcreate kita opo ngga?
Emang sebenernya kita ini udah ditetapkan oleh yg mengcreate kita bahwa:..begini lho kamu saatnya lahir ke dunia.. Tujuanmu spt ini, misimu spt ini.. sadari dulu keberadaanmu didunia ini...untuk opo kiro2 Allah ngelebokno awakmu ke dunia ini. Opo mung gawe pajangan koyok patung sing dietalase..? Patung dietalase aja...ada maksud dan tujuannya dipasang disitu.. Salah satune untuk majang baju misalnya..

Lha iki opo neh MANUSIA, Dadi so pasti…sing jelas onok alasanne...
QS.2:30....
Manusia dijadikan atau dihidupkan dimuka bumi ini sbg Khalifah. Khalifah dimuka bumi, mengandung makna sing gede lho ini.. Kenapa kok manusia sing dijadikan khalifah kok bukan malaikat saja sing jelas mereka podo taqwa kabeh.. Kok malah manusia sing udah jelas bisa bertaqwa dan bisa juga tidak bertaqwa..bisa apik bisa elek..dst..
Allah berfirman:
"Sesungguhnya Aku mengetahui apa2 yg tidak kamu ketahui.Berarti disini, kita sbg umat manusia sing dihidupkan Allah di muka bumi ini pasti menyimpan suatu daya dan upaya sing luar biasa hebatnya.. d
ibandingkan dg makhluk2 ciptaan Allah yg lainnya.. Karena sing jenenge manusia itu mendapat mandat langsung dari si Pembuatnya atau Allah untuk melakukan spt yg dimintaNya, melakukan seperti fungsinya..
Kata Khalifah itu kan mengandung arti seperti pemimpin, pengelola, pengatur, pemanfaat, penguna,dll.. Luas sekaleee maknanya…seperti Direktur Utamalah kalo di perusahaan..Tuh, kalo namanya jadi kalifah diatas bumi itu ternyata spt itu opo ngga’ luar biasa.
Berarti itu kita hidup dunia ini lak yo luar biasa toh kekuasaanâne dibanding mahkluk2 lain ciptaan Allah.. Ini berpikire maleh jadi gede sak iki.. Bukan cuman sekedar kenapa aku lahir tok..dan kenapa harus mati.. Itu pertanyaan sing sik biasa kalo gitu..setelah kita mencoba menganalisa keberadaan kita manusia ini di dunia..
Karena ternyata makna kita HIDUP di dunia ini sak janane punya tugas,amanat,tanggung jawab sing musti kudu dan harus dilaksanakan..dan bakal ada pertanggung jawabannya nanti kalo mati atau kembali.Selain sbg Khalifah, tujuan manusia ini..
QS.67:2....
Disini ada hak prerogatif Allah bahwa manusia itu dijadikan Hidup atau Mati. Allah menjadikan kita hidup ini juga sbg ujian dan tempatnya yo di ndunyo ini, krn Allah ingin menguji umat manusia..siapa yg amalnya lebih baik..atau terbaik.
Karena sebelum kita hidup di dunia ini kita pernah hidup ditempat lain..
Bisa jadi sebelum turun di dunia ini kita itu hidup disurga, tapi bisa jadi kita ngga eling.. Jangankan itu urusan 2/3 bahkan seminggu yg lalu saja kita juga udah lupa opo neh ini urusan manusia sebelum lahir..blas yo ga inget tentunya..
Kenapa kok kita coba perumpamaan spt itu, kehidupan sebelum kita lahir..anggap aja kita pernah di surga...Karena Allah kan berfirman bahwa manusia itu dilahirkan di dunia, dan didunia ini tempatnya ujian..
Lha kalo dunia ini tempat ujian, kan berarti ditempat sebelumnya (maksud sebelum kita lahir).. Ada tempat sing enak dan kita pernah berkomunikasi dg sang Pencipta kita..kenapa begitu, ya karena ngga’ mungkin kita diturunkan didunia (yg mana dunia ini tempat ujian) dan kita sebelumnya ngga’ dibekalin apa2 buat ngadepin dunia..
Apa bekalnya kalo begitu..pas kita belum lahir..?
Ya tentunya sifat Fitri kita.. Sifat Fitrah Manusia.. Sifat Dasar sing Hakiki-nya manusia..Ini sak jane bekale dari dunia sana sebelum dunia ini..Dengan begitu tentunya di dalam diri manusia ada sifat Fitri ..Sifat yg sudah kita bawa sejak lahir..dan sifat ini kadang akan muncul diluar kesadaran kita tanpa kita sadari..ternyata sifat tsb sdh melekat pada diri kita..
Contone : Disaat mendapat musibah...biasanya manusia dg secara sadar atau tidak akan meminta pertolongan, entah ke teman, saudara, anak, ibu atau bpk..dsb..Mereka trus biasanya berdoa..masio dia beragama islam opo ngga’.. Duwe agama opo ngga’.. sadar atau nggaâ’
sadar akan berkeluh kesah..nah berkeluh kesah dan tanpa mereka sadari menyebut nama Tuhannya...berdoa kepada Tuhannya memohon perlindungan dan kekuatan.
Lha ini kan sifat Fitri manusia..mencari tempat bergantung atau mencari pertolongan, lha wong wis jelas2 nduwe sifat fitri ngono kok jik ngeyel ga gelem ngakoni lek awake dewe iki ming ciptaan sing butuh gantungan nang penciptane....
Bekal lainnya dalam menghadapi dunia ini balik maneh, ke buku petunjuk mau, Al-QURAN..
Kenapa Allah memerintahkan kita untuk sholat, puasa, berzakat, beribadah menjalankan perintahNya dan meninggalkan larangannya, tentunya ya supaya dalam menjalani ujian di dunia ini kita bisa lulus.. terjaga dari gangguan setan sing jelas2 nantang Allah mau mencelakakan manusia.

Seperti hal-nya anak kita yang kita sayangi, kita selalu meminta mereka untuk mengikuti aturan main kita, kenapa kok kita bikin aturan2 yang seringkali membuat gerakan anak kita terbatas? Tentunya supaya mereka selamat dan bisa istilahe "jadi Orang"…
Sekarang di pihak anak kita seperti nya tidak fair sekali, wis mak'e karo pak'e ndungo2 njaluk aku mecungul nang ndunyo, aku ga di takoni ndisek, bareng wis lahir... saiki dikongkon manut, lek ga manut di grounded, njaluk ga di kei.., arep iki ga oleh, iku ga oleh, ga iso sak karepku...kongkon sinau...lak sak karepku atene sinau opo ora...ga fair nemen...bapak iku.
Padahal di pihak bapake...semua pendidikan yang kita berikan kepada anak kita khan tujuannya baik, menyelamatkan dan menguatkan mereka supaya selamat menjalani kehidupan di dunia ini.
Pada saat menjalankan mereka tidak tahu, rasanya jengkel saja, tapi pada saat mereka sudah memetik hasilnya mereka bersyukur atas segalanya.

So mudah2an temenku yg kirim sms itu paham yo…tak dungakno awakmu le…mugo2 Allah memberikan hidayah kepadamu, Amien… (aku kok malih koyok mbok'mu yo...he..he..he..).
Always...Thank's for your help my invisible friend...May Allah bless you all.

Saturday, September 16, 2006

SHOLAT YUK....Anakku sayang...

Riri dan Fadhil, anakku (umurnya 12 dan 8 th) bertanya, mom...why we have to do sholat? Oh honey…well I don’t want to push you to do something without you know it very well….ok let me explain to you..sweety...

Pertanyaan yang sama juga diajukan beberapa temen yang umurnya 30 th lebih tua…ehmm….. meski rodo aneh klo wis kemampo (pinjem istilahnya rief) sing takon, mustinya sih dia belajar professional di kantornya ngelakuin apa yg disuruh boss-nya, jadi lek ngaku Islam yo paling ga kudune... professional mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya… tapi ibadah khan ga ada reward-nya yang kliatan, dan dosa ga bejendol (kata mbak Lenny)....klo bejendol mana mau pada buat dosa? termasuk niggalin sholat...tentunya..

Well.., menarik juga tapine, emang mungkin kenyataanya kita banyak yang nggak ngerti kenapa Allah mewajibkan kita untuk sholat.

Untungnya kupunya teman yang baik hati bantuin aku mencarikan referensinya (tapi temenku ini radha2 kaya "hollow man" sukanya invisible ga suka di publish, katanya lebih enak nonton di belakang layar, anyway thanks’s lot ya rief):

Sholat berarti doa' atau pujian (QS.9:103)
...Inna sholaataka sakanullahum Wallahu samiun aliiim,
...Dan Doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu itu menjadi ketentraman bagi mereka, Dan Allah Maha mendengar dan lagi Maha Mengetahui.

Definisi Sholat
Menurut ahli2 fikih :
“Shalat adalah ibadah yg terdiri dari perbuatan dan perkataan tertentu, dimulai dg takbir dan diakhiri dg salam”.

Menurut para ulama (dari bukunya rief) :
“Shalat adalah suatu ibadat yg dilaksanakan dg anggota lahir dan batin dalam bentuk perbuatan dan perkataan tertentu untuk membentuk kemauan yg kuat dlm diri manusia u/ menyelamatkan umat manusia dari sgl penderitaan mereka atau terwujudnya kewajiban hidup mereka”.

Jadi lek iso disimpulkan tujuan sholat menurut deinisi ini ialah untuk membentuk kemauan yg kuat dalam diri manusia untuk menyelamatkan umat manusia dari segala penderitaan mereka.

Memang selama ini kalo kita mau coba berkaca ke diri kita sendiri.. Sholat kita jalani saja, secara rutinitas tanpa pernah mengajukan pertanyaan apa sih tujuan sholat kita, u/ apa maksud'e sholat.... pancen kadang kita udah ngga' mikir itu lagi yo..langsung'ae pokok denger adzan lagsung budhal...itu tadi sdh rutinitas..akhir'e jadi malah koyok wong nggombe banyu'ae.. Ngga' mikir maneh..

Padahal kalo kita ngga' tau tujuan dan maksud'e sholat gimana kita mau mengamalkan sholat ke kehidupan sehari2 dengan cara yang benar.

Mungkin hal ini yang menyebabkan kemunduran Islam karena tidak memahami secara benar ibadahnya, kecuali hanya tau carane tok"... ini disemua bidang bukan cuma sholat tok, poso yo ngono, zakat podo'ae..dst

Padahal untuk memahami sesuatu trus mengamalkannya itu tidak cukup dengan hanya modal iman tok..kan, melainkan juga dg bekal akal.. ini mungkin yang harus di kembangkan supaya umat Islam maju.

Referensi Al-Quran untuk sholat :
1. Shalat u/ membangun diri spy taqwa (QS.2:21)
"hai sekalian umat manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang2 yang sebelum kamu supaya kamu bertakwa"
2. Shalat adalah dzikir.. Dzikir dg mulut/lisan (QS.76:25-26)..
"Dan ingatlah nama Tuhanmu di waktu pagi dan petang, Dan sebahagan malam bersujudlah (sholat) kepadaNya dan bertasbihlah pada malam yang panjang kepadaNya"
Dzikir dg akal/mengingat (QS. 2-152)
"Sebab itu ingatlah Aku niscaya Aku ingat pula kepada kamu dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku.

3. Sholat mencegah fashya (kejelekan) dan mungkar (QS.29:45)
"Bacakanlah apa yang di wahyukan kepadamu dari Al-Quran dan dirikanlah Sholat, sesungguhnya shalt itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, sesungguhnya Allah mengingat kamu lebih banyak. Dan Allah mengetahui apa2 yang kamu kerjakan"

4. Sholat adalah sarana meminta tolong dan berdoa kpd Allah (QS.40:60)
"Tuhan kamu (Allah) berfirman "Berdoalah kepadaku, niscaya aku perkenankan bagimu". Sesungguhnya orang-orang yang takabur dari menyembah-Ku, mereka akan masuk jahannam dalam keadaan terhina.

Dan masih banyak lagi…

...coba sak iki kita liat yang point 4....

Kalo kita ngga' sholat berarti ada unsur SOMBONG kan dalam diri kita.. Wah wis hebat ta' kok berani2nya sombong..? Apalagi kepada Allah sing maring'i urip? Klo ga sholat berarti kita ga' butuh pertolongan Allah kan makna yg terkadung di ayat tersebut. Lha wis kendel ta.. awak dewe untuk berkata demikian..? Kan tentun'e mboten toh...

Kita masih perlu dan perlu.. banget bantuan pertolongan dari Allah, apalagi doa.. otomatis sik perlu sanget.. Ya kan? Memang ibadah sholat dan ibadah2 lainnya tidak memeberikan hasil yang nyata di dunia ini, abis sholat trus proyek lancar, kaya abis ngadep boss. Tapi amalan dan ibadah ini yang nantinya menemani jalan ruh kita di alam kubur, pada saat yang fana ini sudah kita tinggalkan.

Memang kalau kita makna'i dulu kenapa kita kudu sholat..mgk dari situ akan muncul kesadaran untuk beribadah bukan beribadah karena takut alasan'e..

Dan sudah ga jamannya lagi meden-medeni anak2, seperti jamannya kita masih kecil dulu. Aku juga ga mau menakut2i anak2 "klo ga sholat nanti kamu mlebu neroko…dsb".
Akhirnya kubilang pada anakku "Honey... sholat itu ibadah, kepada Allah penciptamu, pencipta alam semesta ini, Kalau kamu di sayang dan disapa orang, seneng kan? So.. kalau kamu sayang sama Allah, bangun tidur ketemu sama Allah, mengawali harimu dengan berdo’a kepada Allah, pulang sekolah ketemu Allah, berhenti main dan menghadap Allah, mau bobo inget.. Allah dan bersyukur atas hari indah yang diberikanNya..., Allah pasti Allah seneng..” dan mama yakin hidupmu akan selamat sweety..." So.. ayok...sholat anakku sayaang... Supaya Allah selalu mengingatmu dan menjagamu... anak2ku mangut2...!! Hopefully they do understand.

Tapi aku tahu masih banyak tugasku, anak2 musti kuat lahir dan bathin, harus kuajari ke mereka makna bacaan sholat itu satu persatu agar dia tahu apa yg diucapkanNya pada Allah pada saat sholat.
Sejak mereka di kandungan aku selalu berdo'a "Ya Allah jadikanlah anak2ku anak yang baik, sehat, sholeh, pinter dan bertakwa, Amien" semoga ku mampu... I love you both my sweet heart.

Monday, September 11, 2006

KARMILA

Sore itu, seorang gadis mengepel lantai di ruang rest room wanita, Pondok Indah Mall. Kuperhatikan bibirnya (udah menjadi kebiasaan deeh...), scar bekas luka labioplasty, hmmm… berdesir hati ini…kudekati dia dan kutanya namanya…Karmila bu, katanya sambil tersenyum, lalu ku tanya pelan2 (soalnya ga enak juga nanyain kekurangan seseorang…). Kapan di operasi? Waktu masih kecil bu…, katanya sambil tersenyum, I like this girl, she is very confident….

Aku coba tawarkan rekonstruksi, kamu mau di operasi lagi? "Dibenerin dikit ya.., ga mungkin sempurna sih, tapi mungkin bisa lebih baik sedikit, tapi mahal bu..jawabnya, hmmm…ini kartu nama saya, kalau kamu mau hubungi saya ya….

Beberapa bulan kemudian Karmila muncul di depan ruang praktekku…di sebuah Rumah Sakit, masih dengan sorotnya yang percaya diri…Lho..kok baru muncul? Iya bu saya menabung dulu dari gaji saya, sekarang saya sudah siap bu...Subhanallah…aku ga pernah berpikir sejauh itu, anak ini hebat, di tengah kekurangannya dia punya harga diri…tidak mau hanya meminta tolong meski sudah kutawarkan.
Akhirnya ku jelaskan memang ada biaya rumah sakit yang harus di tanggung, tapi saya usahakan kamu bisa seminimal mungkin. (Aku nggak mungkin menggratiskan semua pasien, tidak enak sama manajemen rumah sakit….paling2 ku bisa "cut" jatahku, meski aku kadang ga tega....banyak sekali pasien sumbing bibir yg datang memang kondisinya kurang mampu, untung YPPCBL di Bandung membantuku bersedia membayari pasien2ku, sehingga mereka tetap bisa di operasi).

Pada hari H, karmila di antar keluarganya, katanya mereka nyewa mobil…ayah, ibu, kakek, nenek, sepupu…heboh ruang tungguku…, and then..as usual…Bismillah, I will try to do my best, rekontruksi ini tidak mudah, jaringanbibir yang tersisa sudah sangat kurang untuk di olah, tidak seperti awal, seperti halnya menjahit baju kalau masih kain lebih mudah, kalau kekecilan di besarkan musti akal2 cari bahannya. Alhamdulillah, operasi berjalan lancar dan Karmila langsung pulang, kubekali obat dan ku suruh control kembali sampai buka jahitan. Hasilnya lumayan, scar hilang tapi aku kurang puas sama bibirnya, gimana lagi...lha.. ga ada bahannya?

Bath room wanita lantai 2, PI mall 1, 3 th kemudian (sekarang udah ada yg kedua soalnya), Karmila masih mengepel lantai, tapi sekarang dia pake lipstick. "Hallo Karmila...waah kamu cantik yaa…eeehh ibu…iya nih bu, sekarang saya harus dandan… coba sini saya photo ya…aduuh ibuuuu, aku jd malu kaya artis ajaa…hehehe iyaaa".

Kamu memang bukan artis, tapi kamu wanita berjiwa besar…hatimu cantik dan kamu orang yg punya harga diri. Karmila yang sumbing, Karmila yg hanya bekerja sebagai cleaning service, karmila yang Pecaya diri, I adore you so much my patient…

Sunday, September 10, 2006

SUATU MALAM...

Ibu S, 45 th
Suatu malam di bulan oktober, 2002, jam 1 pm waktu Bandung, terkantuk2, aku baru aja masuk rumah, habis visite malam kucium fadhil-ku yg udah bobo, kasihan seharian ku tinggal sama mbak Tijah....HP ku berdering, telpon dari adik kelas yg lagi jaga malem. Sebagai chief di Bedah Mulut aku lagi jadi single fighter. Chief lain sedang kebagian tugas luar so... kerjaanku cukup berjibun ga terbagi. Kebetulan kasus juga lagi beragam, operasi di OK tiap hari rutin, juga jaga malem di bawah tanggung jawabku, maintanance pasien di ruangan.

Ngebut...balik ke ruang Emergency, seorang ibu tergeletak dengan darah bercucuran dari mulutnya. Bentuk mulut udah ga jelas…, ga ada lagi mulutnya, cuma pipi yang terbelah dan rahang bawahnya menggantung. Anamnesa pasien kutanyakan sama yg nganter, sambil cuci tangan…dan pake hand scone (Coz.. I have to act as fast as possible…).

Ibu ini datang dari Ciamis dok, 3 jam yang lalu, sedang tidur, tiba2 ada yang loncat dari atap dan menyabetkan pedangnya, dikira pencuri ternyata SUAMINYA….(Astaghfirullah…). Dia teriak dan putuslah pipi dan bibirnya. Malang tak bisa di tolak, tapi hanya milik Allah Yang maha Kuasa jualah hidup ini…bila Allah belum berkehendak manusia tidak bisa memaksakan. Dia mau kawin lagi dan ambil hartanya… tapi ibu ini tidak setuju…

Aku marah dan sedih, kenapa ada manusia berjenis kelamin laki2 sejahat itu? Oh My God…what can I do for her? I have to do my best, but where are the lips? Ini pipi mau di apain..? Adik kelasku Alice udah jahit dagu pake interrupters suture, not so bad… Adrenalin berpacu deras…periksa darah, siapin operasi cyto, aku musti berpacu cepet2an sama aliran darah yang ngucur … ya Allah bantu aku menyelamatkan nyawa seorang ibu...

Kamar Operasi emergency penuh dok…2 jam lagi baru ada ruangan…, ko-as jaga memberitahu. Well... ga bisa nunggu keburu darah abis…Hb Cuma 6 mmHg. Subhanallah... perjalanan jauh dr Ciamis ke Bandung tanpa deep pada luka membuat darah merembes terus ga berhenti cairan infuse udah masuk, minta tranfusi 2 labu…antibiotik masuk.

Bismillah terpaksa kulakukan operasi dengan local anesthesia. malam itu malam penuh dengan " miracle" Allah membantuku… dengan penuh haru sambil nahan air mata tanganku merajut kembali pipi ibu yang putus dan bibirnya yang compang camping tak berbentuk, aku marah sama si suami.., tapi dia sudah di kantor polisi dok, dia akan menerima ganjaran yg setimpal… oh ya itu baru ndik dunyo...

Beragam kasus emergency yang pernah kutangani belum pernah yang seperti ini, biasanya kasus trauma kecelakaan, dengan fraktur mandibula atau maksila atau kasus infeksi phlegmon dengan pembengkakan dan sepsis, hampir rata2 ada di text book. Tapi kasus trauma akibat sabetan pedang, dengan luka yang compang camping, selamanya tidak akan pernah ada di text book. Teman sejawat di luar negeri ngeri dan terbengong2 waktu ku presentasikan kasus ini.
Bagian bibir yang hilang, ternyata terlipat ke dalam kusambung lagi potongan2 itu, pipinya kujahit subcutan biar ga kelihatan "knots" nya, mudah2an membantu mengurangi scar, mungkin ga bisa perfect, hasilnya setelah di foto ini, (sayang... foto sebelum operasinya ga kejepret, aku minta tolong jepretin sama ko-as, karena aku dah pake hand scone).
Adzan subuh menggema... seiring dengan selesainya tugasku, scar bekas luka itu tetap ada, meski aku telah berusaha maksimal...luka yg di torehkan suaminya di wajahnya…tapi luka di hatinya lebih dalam lagi, dan aku ga pernah bisa bantu menyambungnya…

Pulang ke rumah...sinar mentari di ufuk timur menyapaku... badanku KO, aku belum tidur hampir 24 jam, kucium fadhil-ku yang terlelap sendirian di kamar... ririku di jakarta, sementara papanya di dieng. Terimakasih GustiAllah, kuambil wudhu dan bersujud, aku mungkin ga akan pernah bertemu denganmu lagi pasienku, tapi semoga Ibu di beri kekuatan dan kebahagiaan di sisa hidupmu.... karena hanya Allah-lah pemberi kekuatan, tempat kita bergantung.

Tuesday, September 05, 2006

Kenangan Terindah-Samson




Kenangan Terindah-Samson

Aku yang lemah tanpamu
Aku yang rentan karena
Cinta yang tlah hilang darimu
Yang mampu menyanjungku

Selama mata terbuka
Sampai jantung tak berdetak
Selama itupun aku mampu untuk mengenangmu
Darimu kutemukan hidupku
Bagiku kaulah cinta sejati..Wooo
( Begitu engkaulah; cinta sejati )

Bila yang tertulis untukku
Adalah yang terbaik untukmu
Kan kujadikan kau kenangan
Yang terindah dalam hidupku

Namun takkan mudah bagiku
Meninggalkan jejak hidupmu
Yang tlah terukir abadi
Sebagai kenangan yang terindah

Bila yang tertulis untukku
Adalah yang terbaik untukmu
Kan kujadikan kau kenangan
Yang terindah dalam hidupku

Namun takkan mudah bagiku
Meninggalkan jejak hidupmu
Yang tlah terukir abadi
Sebagai kenangan yang terindah

Lagu ini jadi lagu kebangsaan anak2 jalanan di prapatan, lagu ini juga kita nyanyikan bersama di acara reuni sekolahku di sebuah kota kecil yang indah ndik jawa timur sono. Pas reuni iku arek2 akeh sing mbrebes mili, mungkin mereka terkenang jamane nom2an.., terutama sing ojob2an he...he..he..lek aku sih pada masa itu kebagian peran jadi penonton...saja... ada yang kutaksir well tentunya ada, normal dong...tapi cuman berandai2 ... bagaikan berjalan di padang pasir merindukan oasis....wuiih ndelok soko kadohan ae wis deg2an seuuneeeng...padahal mungkin cuman fatamorgana...anyway sampe saiki areke eroh wae ora...ha..ha..ha... tragis2... I will keep my self.

Upssss...kok malih ngelantur ya..., masa lalu emang indah buat dikenang tapi ga bakalan balik lagi. Mending ngurusin masa kini aja.. Anak jalanan tadi, jumlahnya makin lama makin banyak..., ada yg bilang jangan dikasih uang, ntar jd males, tapi mereka itu lapar lho..., suatu hari aku pernah di bawain mbak yah (sek-priku), pisang goreng empat biji, mayan biasanya buat ganjel sebelum turun ke kamar operasi. Di prapatan dua anak menyanyi... ku coba berdendang ama mereka, lalu kutanya, kamu mau pisang goreng atau uang? Pisang goreng...aja bu....lalu kukasih semua sak bungkus2nya tiba2 muncul lagi tiga anak dan mereka rebutan...sampe yang ditangan temennya di samber, jatuh.....dan...ya Allah...diambilnya pisang itu...lheeeepp...(kaya iklan sosis, tapi yg di iklan anak kaya....).

Lampu merah berganti hijau...pemandangan itu harus berlalu dari hadapanku...tak ada yg bisa kuulang, ku menyesal cuman bawa 4 potong pisang...adakalanya mau berbagi kasih saja... susah...cari kesempatan.., anak itu menyanyi kenangan terindah...apakah mereka punya kenangan yang indah2 ya, ditengah kehidupannya yang berat itu, ditengah kejamnya ibu kota yang katanya lebih kejam daripada ibu tiri...?

Di Al-Quran selalu disebutkan sholatlah dan berzakatlah, sholatlah dan sayangilah anak yatim, so kenapa musti bilang tidak? Mendidik mereka supaya nggak males? Lalu kalau mereka memang lapar gimana? apa kita enak tuh, makan kenyang, sementara ada yg mau makan saja musti ngumpulin cepek empat puluh mobil lewat, baru bisa beli nasi sayur empat ribu perak. Sekarang itung2an kasar aja, tiap dua menit brenti satu mobil sejam 30 mobil...bila dia dapet taruhlah 15 mobil yang kasih cepek, buat beli nasi sayur harus berdiri 3 jam... Astagfirullah...pernah ga sih ada yg coba berdiri di prapatan panas2 3 jam lamanya...?

Lebih kasihan yang jualan koran...emang mereka lebih berusaha dibanding anak2 ini walau udah usaha juga pake icrik2 ngeluarin suaranya meski sedang lapar...so nanti yang jualan koran bisa sirik dong, mending icrik2 aja, jualan koran belum tentu laku...menurutku karena mereka berusaha lebih ya tetep aja dikasih...bahkan lebih ga pa..pa..ga di beli korannya...sambil di nasehati...tetap berusaha ya sayaang...

Ga ada habisnya rasa diiris sembilu klo melihat mereka, anak2 yang seharusnya masih mengeyam pendidikan, sementara anak lain tidur nyenyak di spring bed, mereka tidur berasalkan koran di bawah jembatan...apakah mereka punya kenangan yang indah seperti lagu yang mereka nyanyikan? Wallahu alam, Allah pemberi kebahagiaan, anak2 itu anak2 kita juga meski ga lahir dari perut kita, andai saja ada yang bisa kita lakukan lebih untuk menolong mereka...? I have no idea...

Monday, September 04, 2006

ALHAMDULILLAH

Alhamdulillah..
Segala Puja & Puji hanyalah milik Allah..

Kita sering mengucapkan kata tersebut.. Tapi pernahkan kita membacanya dengan meresapi maknanya..Coba aja deh..ulangin saja kata diatas tsb..baca dengan perlahan beserta artinya..

Kalo sudah, sekarang coba kita menangkap maknanya...Kalo kita coba buat kalimat tanya...Siapa yg berhak menerima Puja & Puji...? jawabanya tentu Allah..Liat lagi kalimat diatas.. Siapa yg berhak menerima Puja & Puji..? jawabnya HANYA ALLAH..

Nah, jadi terlihat bahwa, yg berhak menerima sanjungan pujian hanyalah Allah..
Trus kalo begitu selain Allah bolehkah menerima Puja & Puji..? jawabnya tentunya Tidak..Kenapa? Karena Puja & Puji Hanya milik Allah..Jadi cuman Allah saja yg di-Puja & di-Puji, selain Allah tidak...

Apa ini maknanya..Pernahkan kita dalam pergaulan, kemudian mengucapkan suatu pujian kepada seseorang..Misal.. Wah, kamu cantik banget,deh... Wah, kamu baik sekali ya.... Aduh aku bener2 kagum dg kamu..

Bukanya semua kalimat tsb merupakan pujian.. Ya, pujian kepada kawan,teman,sahabat, anak, org tua,dsb... Trus..gimana dong dengan hak Allah, yg dikalimat awal diatas sdh kita setujui kalo HANYA Allah yg memiliki segala Puja & Puji...Lha kok sekarang kita juga memuja dan memuji selain Allah... Gimana ini...? pareng nopo mboten muji selain Gusti Allah..

Gimana dong kalo begitu kita ingin memberi penghargaan kpd selain Allah..Misal kita melihat anak kecil yg lucu, pintar lagi.. Ucapannya Masya Allah..pinternya. Melihat gadis kecil yg cantik.. Ucapanya Masya Allah..cantiknya.

Menghargai teman yg baik sekali-li-li... Ucapanya Masya Allah, kamu baik deh. DsbApa sih arti kata Masya Allah..Sebab kita muslim Indo, sering salah kaprah mengartikan dan mempergunakanya..

Masya Allah artinya Kehendak Allah...
Insya Allah artinya Jika Allah BerKehendah...
Jadi liat arek sing lucu,pinter...ucapannya ya...
Masya Allah (ini memang sdh Kehendak Allah dia lucu dan pinter..)
Liat gadis kecil huayyyuuu..ucapannya yo... Masya Allah (ini memang sdh Kehendak Allah di cantik)

Jadi kata Masya Allah, bukan dipake kalo misalnya.. Melihat anak kita nakal, trus kita bilang... Masya Allah.. Nakale rek arek iki... atau Masya Allah ndableke,rek arek iki..
Liat org ngga bisa2 kita suka ucapin... Masya Allah cuman gitu aja ngga' bisa...
Ya... coba kalo kita artikan semua kata diatas ini, maka jadinya kan ngga pas..spt ini.

Emang Kehendak Allah arek iki nakal... Opo iyo...Pancen nggersaning Gusti Allah bocah iki ndablek.... Opo iyoEmang Kehendak Allah ngga' bisa ngerjain ini/itu..

Apa iya sih..Tuh, kan artinya jadi ngga tepat disini..Ada kesan kalo pemakain kata Masya Allah untuk hal yg negatif jadinya.. Salah kaprah pemakain kata Masya Allah di komunitas Muslim Indo...

Coba tanya kepada komunitas Muslim Negara Lain ..Pakistan misalnya... pasti beda deh..dg kita.Jadi intinya.. Pahami makna kata didalam bacaan yg sering kita ucapkan.. Khususnya dalam kegiatan beragama kita.. Ya, seperti bacaan sholat...Pahami, Cerna bener2 artinya, kmd Resapi dalam hati.. Alhamdulillah hirrobal alamin..Segala Puja & Puji hanyalah Milik Allah, Tuhan seluruh alam..Wis..

Ini tulisan temenku katanya hasil ngobrol2 sama guru ngajinya ibunya
karena menarik tak pasang di blogger ini.

Tuesday, May 30, 2006

Dear God


Dear God,

They say…you have a beautiful country
The country where you can see a deep green of rice plans
Where you meet a helpful nice smiling people
Where you can swim in warm blue water
Where you lie down in beautiful sand in the island
Where you can eat a good and healthy food

But now everything is changing
The beautiful country is mess by the earth quick
We need to import the rice from Thailand
Some people become so rude…
The blue water is polluted…
Some island is stealing or maybe shelling to other country
The bird flu infected our food…
They eat rat and they put formaldehyde poison in their food
The disaster…
The bomb…
The corruption..
The cheating…

I know you are invisible God… but you are there
Maybe I am not a good person, but…
May I ask you for all the happiness and peace for my country..
Coz, they are tired my Lord…tired with all of the disaster and problem.

Allaahummad fa'annal ghallaa-a wal balaa-a wal wabaa-a wal fah syaa-a wal mungkara was suyuufal mukhtalifata wasy syadaa-ida wal mihana maa zhahara minhaa wamaa bathana mim baladinaa khaashshataw wamim buldaanil muslimiina aammah, innaka 'alaa kulli syai-in qadiir

Ya Allah.., hindarkanlah kami dari resesi ekonomi, musibah, penyakit, kekejian, kemungkaran, dan bencana yang timbul karena perang, kesulitan-kesulitan dan berbagai petaka baik lahir maupun bathin dari negeri kami khususnya dan negeri2 kaum muslim pada umumnya, sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu,

Amien ya Robbal alaamin
I Love you God

Evy

Tuesday, May 16, 2006

P O L I G A M I


Menurut kamus Wikipedia, Poligami katanya merupakan praktik
pernikahan lebih dari satu suami (atau istri, sesuai dengan jenis kelamin orang bersangkutan) sekaligus pada suatu saat…(ehem….apa nggak sibuk banget kali ye….)

Terdapat tiga bentuk poligami, yaitu
poligini (seorang pria memiliki beberapa istri sekaligus), poliandri (seorang wanita memiliki beberapa suami sekaligus….well she must a good manager ), dan pernikahan kelompok (bahasa Inggris: group marriage, yaitu kombinasi poligini dan poliandri….(hmmm.. apa bedanya ama ayam…ya…).

Ketiga bentuk poligami tersebut ditemukan dalam sejarah, namun poligini merupakan bentuk yang paling umum terjadi, sehingga akhirnya kata poligami itu identik dengan poligini…

Bagi wanita… kata ini sering menjadi momok….reaksi-nya wanita sangat spontan klo dengar kata ini, mulai dari naudzubillah sampai amit2 jabang bayi …. (kasihan banget.. ya…, padahal si bayi ga salah apa2….) Memang hampir mustahil bila ada seorang istri yang mengizinkan suaminya kawin lagi. Bahkan barangkali termasuk wanita yang paling sholihah sekalipun belum tentu siap…

Sedangkan buat para lelaki kata ini sering di pakai sebagai legalisasi tindakannya…. mengikuti sunah nabi katanya…. wheleh….wheleh… sesimple itu kah? Tentunya ndak lhaaa… yau…. Sunah nabi adalah segala perkataan dan tindakan serta tingkah laku nabi…

Nah kalau memang mau bener2 mencontoh poligami rasul itu ada sejarahnya, nabi Muhammad telah menikahi 11 orang wanita, mereka itu adalah : Khodijah binti Khuwailid RA.Saudah binti Zam”ah RA, Aisyah binti Abu Bakar RA, Hafsoh binti Umar bin Al-Khotob RA, Zainab binti Khuzaimah RA, Ummu Salamah Hindun binti Abu Umayyah RA, Zainab binti Jahsyi bin Royab RA, Juwairiyah binti Al-Harits RA, Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan RA, Shofiyyah binti Huyay bin Akhtob RA, Maimunah binti Al- Harits Ra . Diantara wanita2 itu hanya seorang yang gadis yaitu Aisyah bin Abu Bakar. RA. Sebagian besar adalah janda yang ditinggal mati suaminya pada saat peperangan membela agama Allah, atau janda musuh islam. Wanita pertama yang dinikahi beliau adalah khadijah dan beliau tidak di madu sampai meninggalnya. Seluruh wanita yang dinikahi nabi membantu penyebaran agama Islam…pada masa itu.

Kalau memang poligami yang di lakukan oleh bapak2 itu didasari alasan2 seperti Rosululloh diniati oleh rasa perikemanusiaan, membuktikan KESETIAKAWANAN yang mendukung perjuangan islam, itu baru bisa di katakan mengikuti sunnah nabi…

Tapi khan kenyataannya yang terjadi ndak begitu tooo? Poligami-nya bapak2 itu sering karena di dasari niat lain-nya… lha… sayangnya… opo ndak mikir klo… kecerobohan mengatakan poligami sebagai sunnah nabi akan memberikan umpan kepada orang2 yang membenci islam, mereka jadi punya bahan untuk mendiskreditkan Rasulullah dan memberikan kesan buruk… kepada perjuangan rasullullah (hik's...)

Ya memang poligami itu di halalkan…tapi khan…sesuatu yang hukumnya halal bukan berarti harus dilakukan. Ada banyak pertimbangan yang sebelum bertindak, ayat berikut menjelaskan hal2 yang harus di pertimbangkan itu…

"DAN kalau kamu kuatir tidak dapat berlaku lurus terhadap anak-anak yatim itu , maka kawinilah perempuan-perempuan yang kamu sukai , dua , tiga, dan empat, tetapi kalau kamu kuatir tidak dapat berlaku adil (antar perempuan-perempuan itu ) , hendaklah satu saja atau kepuyaan tangan kananmu; itu lebih dekap kepada kelurusan (tidak aniaya) "( QS. An-Nisa : 3)

So I think…it’s not that simply as we thought….pasti bapak2 juga tahu itu... tapi manusia emang kadang suka cari2 masalah, instead of menghindari masalah …padahal ya udah tahu…bakalan complicated …tapi katanya tantangan…hik’s…
Tujuan dari pernikahan itu sendiri adalah membentuk keluarga yang sakinah, mawadah dan rahmah...Kalau suatu pernikahan menjadikan suatu kemudharatan, khan malahan nggak jadi berkah, dan klo malah jadinya ribet, apa ya itu…tujuan menikah…sebenernya?

Beberapa kasus poligini… alasannya… katanya…. neeeh.. mending poligamy daripada zinah…uppssss… itu bukan pembenaran yang layak sebenernya….nafsu ga bisa di excused dengan polygamy, emang salah satu hukum nikah itu bisa jadi wajib pada kondisi tertentu…but it doesn’t mean you can get married…whenever you want. well klo lagi nepsong ya sebenernya ya jangan trus zinah atau kawin lagi tapi….cari isterinya dong…

“Isteri-isteri kamu adalah sebagai kebun tanaman kamu, oleh itu datangilah kebun tanaman kamu menurut cara yang kamu sukai dan sediakanlah (amal-amal yang baik) untuk diri kamu dan bertakwalah kepada Allah serta ketahuilah sesungguhnya kamu akan menemuiNya (pada hari akhirat kelak). Dan berilah khabar gembira (wahai Muhammad) kepada orang-orang yang beriman ( QS. Al Baqarah: 223)

Pada kondisi2 tertentu dimana istrinya sakit dan tidak mampu memberikan nafkah bathin…hehehe…kok nafkah bathin sih itu mah tugas suami…whatever…pokoknya…”she is not available” (wah klo sebaliknya gimana ya….? Biasanya sih instead of mikir kawin lagi, perempuan malah sibuk ngurusin bojo dan anak2nya). Aku bisa memahami, tapi teteplah berlaku adil itu peting banget (klo ga bisa dosa lho...) dan jangan lupa dalam pernikahan itu khan ada anak2…apa ya anaknya seneng dan bangga klo dia hasil produk bapak yg berpoligami…musti dipikirin tuh…,kedepannya…gimana...jangan eghois…mengexcused diri sendiri… kasihan khan…? Adil itu juga ga Cuma sama istri lho tapi sama anak2nya juga….superman aja dah bisa terbang ga bisa doing same things in two place… apa nggak ribet sih…?

Waktu aku kecil, aku pernah main sama anak2 produk isteri kedua, trus… dia nanya ama aku “kok bapakmu masih muda, bapakku kok udah tua ya….? Aku kageet, hehehe…. Lha gimana bapaknya dia seumur kakekku…

Klo emang masih tetep kepingin berpoligamy walau ribet dan sudah di pertimbangkan bener2 tentu ada resiko yg harus di tanggung. Kata temen aku langkah itu musti bener soalnya sekali kita melangkah nggak akan balik lagi…jadi musti bener2 dipikirin langkah yang tepat…apa2 yang mau kita buat selama perjalanan kita di dunia ini.

Pada dasarnya Allah menurunkan Al-Quran sebagai The Way of Life umat muslim, dan di dalamnya terdapat aturan2, termasuk poligamy adalah untuk memberikan solusi pada keadaan2 tertentu, jadi manusia memunyai pedoman to solve their problem. Tapi manusia..kadang mau enaknya sendiri sering memilih yang menguntungkan saja. Mengutip ayat2 yang menguntungkan dirinya. Sementara ayat2 lainnya banyak sekali hal2 wajib seperti menyantuni anak Yatim dan fakir miskin, sering terlupakan... Oh My God...

Saturday, May 06, 2006

CYCLE OF LIFE



Ada temen yang kasih masukan..(thank's Dodi...), jadi aku agak rubah style nulis di Blog ini.
Hehehe biar lebih....enak di baca… kale…klo masih ga enak juga ya …maaap aja deh…emang bukan jurnalis soalnya…maklum klo... pating pecotot…hehehe…

Kemarin anter Fadhil field trip ke botanical garden, si instructor crita ttg cycle of life…
Waah iya…bener juga kita semua pernah belajar waktu di elementary school, tapi pas udah tua, kita pada lupa…

Coba deh perhatiin bapak2 para elite di Jakarta yang menyusun tata kota…mereka ga pernah mikir lagi klo pohon2 itu penting buat persediaan oksigen buat orang Jakarta yang udah 12 million penduduknya… Padahal udah pernah di ajarin pohon menggunakan CO2 dan menghasilkan O2, sedang manusia sebaliknya, perlu O2 dan buang CO2…

Di Kota besar kaya Jakarta, udara dah pengab karena CO2 penuh banget, selain dari manusianya sendiri juga industri, transportasi…semuanya cuman memproduksi CO2 tanpa ada pohon2 tercinta… yg memakai dan menguraikannya menjadi O2. Akibatnya nggak ada lagi udara segar… Oksigen berebut dan kita menghirup racun, tentu saja keseimbangan hidup jadi terganggu, Cycle of life ada yang putus…akibatnya penyakit degeneratif makin meraja lela…kelainan congenital makin banyak…

Belum lagi satwa yang biasanya hidup di pohon, nggak bakal nemu burung berkicau di Jakarta…yang ada flu burung… nah penyakit ini mungkin juga di sebabkan karena terputusnya salah satu cycle of life…lha gimana nggak ada rumah buat burung2 dan yang biasanya makan buah2an malahan makan racun.
Di USA sendiri kabarnya penyakit meat cow di sebabkan karena sapi-nya makan dirinya sendiri…lho kok gitu…yaaa… karena makanan organic nggak selalu tersedia, mereka buat makanan substitute yang berasal dari jeroan binatang sapi di olah kembali…wadduuuh apa nggak serem tuh, bayangin klo orang makan ginjel, jantung, hati dan jeroan… temen2 kita sendiri apa nggak ngerusak gen…? Serem deh…. hiiiiii...

Makanya Cycle of Life….musti di jaga, alam ini telah di ciptakan begitu sempurna oleh Sang Khalik untuk menfasilitasi makhluk yang namanya manusia…

Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan: "Jadilah, lalu terjadilah", dan di tangan-Nyalah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.(QS. Al-An`am : 73).

Semuanya sudah di atur menurut cycle-nya, manusia ada cyclenya, air ada cycle-nya, tumbuhan, binatang bahkan alam semesta…semua bertasbih kepada sang Khalik…mengikuti aturan main-Nya…tapi kadang manusia tidak sadar dan memotong cycle tersebut….akibatnya mereka juga yang rugi, bencana melanda, bukan karena hukuman Allah…tapi lebih karena hasil karya tangan manusia…

Sepertinya anakku yang masih kelas 2 SD itu lebih pinter daripada para ahli tata kota, dia bilang, I will always hug and love the trees, like I love you…mom and let them growing not to pick the flower, because trees can produce oxygen for me….and the oxygen is very important for my life....Subhanallah.

Friday, January 27, 2006

TAHUN BARU HIJRIYAH

Alhamdulillah, menjelang tahun baru Hijriyah aku dapet kiriman article dari seorang teman di Indonesia... Ulasannya cukup menarik, memang selama ini tahun baru Islam tidak pernah di peringati secara mendalam, apakah arti di balik itu sebenrnya, kenapa kok Hijriyah itu di patok satu Muharam, padahal sebenernya hijrah nabi sendiri pada tanggal 12 Rabiul awal. Ada makna yang lebih di balik tahun baru itu sendiri dan kata Hijrah. Yuuk simak bareng2 tulisannya....

Hijriyah dan Hijrah..Hijriyah berasal kata Hijrah: -hajara-yahjuru-hijratan, yg artinya pindah atau meninggalkan tempat. Peristiwa besar yg menandai hijrah adalah peristiwa di th 662 Masehi ketika Rasulullah saw mendapat wahyu dari Allah untuk meninggalkan kota suci Mekkah bersama seluruh umat Islam menuju ke kota Yatsrib atau Madinah (kota peradaban).
Dg memakai tonggak peristiwa hijrah nabi ini, maka sejak saat atau sebagai titik tolak bagi umat islam sedikit demi sedikit memiliki kekuatan sekaligus menjadi pangkal dimana kekuatan itulah yg pada akhirnya membesarkan islam ke seluruh negeri. Mulai dari pembangunan ekonomi yg baik, persaudaraan yg baik (antara pendatang & penduduk asli / muhajirin dan anshor), perpolitikan yg baik, berkesenian yg baik dsb2. Malah Madinah pada saat itu dikenal sebagai tempat/kota yg aman dan makmur karena disitu umat islam dapat berniaga dg umat yg lain. Sampai2 siapapun orgnya yg hidup atau tinggal disana umat muslim mapun non muslim bisa hidup rukun dan damai.

Nah, dalam konteks kekinian, makan hijrah lebih kpd perubahan perilaku. Yaitu dari perilaku kurang baik ke perilaku yg lebih baik tentunya, dari perilaku yg kurang beribadah menjadi beribadah yg lebih baik, demikian seterusnya.Disinilah tongak tahun baru islam mulai dipakai.. Yaitu dg ke"hijrah"an nabi tsb... Sehingga kata Hijriyah melekat dg bulan muharram sebagai bulan awal tahun baru islam.

Mungkin banyak diantara kita yg menandai tahun baru islam hanya sebatas 1 Muharram itu warnanya merah di penaggalan kita, yg berarti libur sehari. Padahal tidak jarang dari kita yg memperingati tahun baru masehi (1 januari) dg mengisi berbagai macam kegiatan malah sampai semalam suntuk. Berbeda memang kita melihat kedua tahun baru tsb. Maklumlah, memang dari kita kecil aja udah dibiasa?in dg penanggalan Masehi, segala rutinitas kitapun juga berdasarkan penanggalan tsb. Jadi memang rada kurang gregetnya untuk memperingati tahun baru islam (Hijriyah) ini.Nah, mungkin dg sedikit demi sedikit dan mulai dari yg kecil serta mulai dari sekarang, kita coba mencanangkan tahun baru islam kita ini dg mengawali u/ berinstropeksi diri di setahun yg lalu untuk kemudian ber"hijrah" ditahun yg baru guna memperbaiki kekurangan kita yg lalu.

Muharram adalah momentun untuk memperbaiki sikap dari kekufuran menuju kebaikan.Secara historis, peristiwa hijrah ini merupakan awal kebangkitan dan pengakuan atas keberadaan umat islam. Oleh karena itu, tahun baru (islam) seyogyanya menjadi awal kebangkitan umat islam...(ini kata para ustad)Salah satu upaya untuk memperbaiki diri, adalah dg mengubah gaya hidup dan menancapkan ke islaman dalam berperilaku. Selama ini banyak diantara kita umat islam hidupnya sangat sekuler, liberal, dan jauh dari ajaran islam.

Kita sholat saja layaknya org islam namun begitu urusan bisnis/dagang udah kita ala kapitalis...(ini kata ustad kholil, ketua majelis pimpinan badan kerjasama pondok pesantren indonesia)nah, untuk mencapai gaya hidup yg sesuai syariat islam, kita harus memperkuat pondasi aqidah. Ini penting agar supaya apa yg kita lakukan tidak musiman (koyok buah yo). Jadi bisa jadi sekarang islami banget besok2 wis dadi agen kapitalis dan imperalis..he..e.(Ini kata ustad kholil tadi).

Untungnya, pada saat ini di indo mulai marak bermunculan kesadaran sebagian umat islam dan kebetulan bisa mulai menyentuh sendi2 kehidupan kita.. Misal mulai bermunculan perbankan syariah, asuransi syariah, reksadana/saham syariah dsb2, malah kegiatan pengajian diantara para umat juga mulai cukup tinggi intensitasnya ada pengajian Aa Gym, Ustad Jefrry (lebih dikenal Oje), ust. Arifin Ilham dg majelis dzikirnya, ust. Yusuf Mansyur dg konsep sedekahnya, dsb.. Yg alhamdulillah kebetulan nama2 tsb adalah termasuk gol anak2 muda (rata-rata lahir di tahun 64-74... he..e dadi sik sak barak'an'e kita2 lho ini).

Pada saat ini berhijrah untuk menjadi sosok yg lebih baik lagi dan berperilaku Islami, bener2 menjadi tantangan yg luar biasa besarnya, mengingat arus informasi, globalisasi, kemajuan teknologi, shg pengaruh luar teras lebih deras ketimbang pengaruh islami-nya. Ya... coba deh, kayak kamu ini...Mulai mau belajar dikit mengenai agama islam misal'e... pasti lah ada temen yag mulai nyeletuk weleh-weleh.. mau jadi ustad ta.. mau dadi kyai ta, kok pake belajar agama segala.. Kan agama itu urusan pribadi org per org ama tuhannya...Belum lagi kalo mau rodo strict dikit... misal spt yg kamu bilang dulu pas masih di indo, tengah2e enak nongkrong di mall.. Masuk waktu magrib tinggal dikit lagi, kita pamit sebentar ke temen2 ta' sholat dilut yo... he..he..Wis pastilah komentar'e macem2....Tapi coba bandingin dg temenmu sing notabene bukan org islam, pas waktu sholat justru mereke yg ingetin...he..he.. (ya, spt critomu itu)...Ya, begitulah.. Kita yg merasa org islam malah ngga' dukung saudara seagame untuk menjalankan agama'nya dg benar.. Tapi justru org lain yg beda agama yg lebih mendukung.

Itulah kenyataanya...Hijrah itu angel tenan... kudu bener2 di niati dan niat sing paling njero kalo bisa, cek mantap man.Kata DR. Afif Muh (dir. Pasca Sarjana UIN sn.gunung jati). Dg hijrah, maka seseorang akan diantarkan pada jalan yg diridhai Allah swt. Ini maksud'e hijrah ke jalan sing bener lho) karena takutnya pemaknaan hijrah diartikan pokok'e berubah.. Ya, tapi berubah ke yg lebih baik bukan lebih buruk..Misal seorang penipu dg ridho Allah kemudian insyaf dan balik ke jalan sing bener ini hijrah... tapi ngga' bisa dibilang hijrah seorang penipu kmd insyaf nipune ganti menjadi pembunuh... wah ini tambah nemen rek.. duduk hijrah iki...Jadi hijrahe harus dibekali dg keimanan, rasul saja hijrah'e ke madinah hanya berbekal aqidah dan keimanan..harta bendane ditinggal di mekkah.

Kata pak Doktor ini, Hijrah terbagi dua. Pertama hijrah jasmani (fisik) dan kedua hijrah Spiritual.. Untuk saat ini, tampaknya perubahan pada mental umat yg harus diprioritaskan..jadi dengan hijrah Mental dulu.. Menurut beliau ini seandainya mental'e wong indo iki ngenah.. InsyaAllah ngga bakal negoro kita terpuruk. Makanya yg hijrah harusnya dimulai dari diri sendiri, kemudian institusi, dan berakhir di negara.

Kedua hijrah Spriritual..caranya dg menganalisa dan mengevaluasi diri thd hal2 yg sering kita lakukan tiap hari misal sholat, puasa, zakat dsb. Sudahkan kita evaluasi hal2 tsb dan sudahkan kita terapkan konsep ibadah tsb dlm berkehidupan di masyarakat atau lingkungan misalnya..Beliau juga bilang ngga' mudah untuk berhijah. Karena iman manusia itu lemah dan labil. Persis spt ombak..diajak kesana kemari..naik turun..dsb.Oleh karena itu kembali untuk memperkuat itu semua haruslah kita tanamkan aqidah dan keimanan sejak dini.. utamanya pada generasi muda...

Mungkin kalo seumuran kita2 yo, kita mulai didik aja deh anak2 kita, mulai kita perkuat dan kita bentengin aqidah dan keiman mereka, spy mbesok gede ngga' gampang terombang-ambing...

Kita contoh ilmu ikan aja kali ya, spt ikan di laut.. padahal banyu laut iku kan asin tapi kok ngga? onok iwak laut sing asin yo....he.. Mungkin ada baiknya juga kita kadang perlu berguru kepada alam sekitar..Mudah-mudah'an di tahun baru kali ini membawa kita semua kepada jalan yg lebih baik, lebih baik dari tahun yg lalu..
Semoga Allah senantiasa meridho-i kita, keluarga kita, saudara-saudara kita, usaha2 kita u/ menuju kekebaikan yg haqiqi. Amiin..Selamat tahun baru Hijjriyah 1427 HNB. tulisan diatas ta? ambil dari Dialog Jum?at koran Republika hari ini (27/01/06). Mudah2an bermafaat.(Di Indo insyaallah tgl 31 januari pas 1 muharram)

Friday, December 30, 2005


SAKARATUL MAUT

Mungkin sebelum masuk ke MATI.. Ada baiknya kita liat fase kehidupan manusia
Sepanjang tuntunan Al Qur'an, perjalanan hidup manusia terdiri dari (5) lima fase seperti dalam QS.2:28..
1. Alam Rahim
2. Alam Dunia
3. Alam Barzah
4. Alam Mahsyar
5. Alam Akhirat

kalo digawe diagram kurang lebih spt ini..
Mati ..... masuk (1) keluar ..... Lahir
Hidup ... masuk (2) keluar ..... Mati
Mati ..... masuk (3) keluar ..... Mati
Qiamat.. masuk (4) keluar ..... Hidup
Hisab ... masuk (5) keluar ..... Kekal

Jadi kalo dilihat dari sini sebenernya yg perlu diwaspadai (iki jare para politisi).. Hakekatnya bukan mati'ne atau sakaratul maut'e...Tapi lebih pada apa yg akan kita hadapi setelah mati tersebut.. Kan mati itu sendiri cuman proses untuk masuk ke alam yg lain.. Jadi mati itu sendiri semacam pintu yg harus dan akan dilalui setiap org/mahkluk.. Nah, sing utama'ne yo.. Persiapan di alam-alam selanjutnya itu.. Sing menurut aku kayaknya penting untuk dicermati (ini bahasa'ne analis politik)..

Sebelum kita masuk alam rahim kita udah pernah mati kok.. Jadi pada dasarnya semua org udah pernah merasakan mati, kan.. Cuman kita eling atau kroso ngga'... jangankan eling merasakan mati.. Wong kejadian seminggu yg lalu misalnya, kita ini udah lupa, dan ngga eling babar blas'e... apa lagi kejadian 38 th yg lalu.. Jelas ngga' eling tenan.. Mgk ngga' usah dibahas dulu masing2 alam tsb ya.. Iki rodo akeh'e and dowo'e (referensi di buku'ne) jadi kita coba sing penting2'ae yo..

Alam Barzah: mrpk alam pembatas antara alam dunia dg alam-alam berikutnya... tadinya aku mau bilang antara alam Fisik dan non Fisik, tapi aku ragu kiro2 di akherat bentuk kita gmn..tetep ber materi atau spt malaikat sing non materi.. Aku belum nemu referensinya..Tapi itu ngga' penting sing penting kan hakekatnya..yo, kan. (QS.3:185, QS.3:145) di alam ini ruh nunggu sampai adanya Qiamat (yaitu bangkitnya semua umat manusia setelah kematiannya)... banyak para ustad menyebut juga alam barzah ini sebagai alam penantian.. Di alam ini manusia masih mendapat balasan atau pahala yag pernah dilakukan selama hidupnya di dunia. (QS.23:99-100)

Alam Mahsyar: diawali dg proses Qiamat, kehancuran alam semesta, manusia dibangkitkan dipadukan antara fisik di dunia yg sdh hancur lebur dg ruh yg beradah di alam barzah, kemudian dikumpulkan di alam mahsyar. (QS.22:7)Di alam ini terjadinya proses hisab (perhitungan baik/buruk) (QS.56:38,41,50) Alam Akhirat: arti akhirat adalah kekal,langgeng, lestari, abadi.. Jadi manusia yg ada didalamnya adalah bersifat kekal abadi, menurut buku yg ta' baca di alam inilah letaknya surga dan neraka (QS.2:25) (QS.4:56) (QS.9:68)..

Nah, kalo kita telusuri ternyata.. Kita hidup di dunia bener kata para ustad juga spt kata nabi kita.. Bahwa hidup di dunia ini hanya sekedar hampir.. Atau spt org musafir.. Yg sebentar lagi juga kembali pulang.. Ternyata, di fase ke-2 atau Alam Dunia itu yg sangat menentukan, baik buruknya kehidupan manusia di fase ini akan terbawa terus atau berlanjut terus sebagai acuan pada fase-fase berikutnya.. Mungkin ini juga mengapa agama (islam) diturunkan didunia.. Bukan di alam barzah misalnya atau alam akhirat..

lha, perkoro sakaratul maut.. Sesuatu yg pasti dihadapi manusia salah satunya adalah kematian. Ngga perduli itu rojo opo rakyat biasa, sugih/mlarat, lanang/wedok, pasti ketemu yg namanya mati. Mati sendiri merupakan detik-detik perpisahan antara ruh dari jasad. Dan kematian merupakan gerbang untuk menuju ke alam/kehidupan berikutnya. Ini ada bbrp cerita tg sakaratul maut: Rasulullah saw. Sekiranya ada seseorg yg dpt lolos dari kematian, niscaya Rasulullah saw lah yg paling berhak lolos. Tapi kenyataannya beliau juga merasakan hal tsb. Beliau merasakan kematian sperti manusia lain. Ketika menjelang ajal kematian (sakaratul maut), Rasulullah saw mengambil bajunya lalu menutupi wajahnya. Keringat membasahi tubuhnya. Dalam keadaan demikian, beliau berdoa "Yaa Allah, bantu aku menghadapi sakaratul maut ini. Yaa Allah ringankan bagiku sakaratul maut ini. Tiada Tuhan selain Allah. Sesungguhnya kematian itu punya sakarat." Lalu beliau bersabda: "Semoga Allah melaknat org2 Yahudi dan Nasrani, mereka menjadikan kuburan nabi-nabinya sebagai masjid (tempat beribadah)."Cerita ini diriwayatkan oleh HR. Tirmidzi dan HR. Bukhari..

Abu Bakar Ash Shiddiq ra. Diriwayatkan ketika Abu Bakar menjelang sakaratul maut, putrinya Aisyah ra. datang kpd beliau.. lalu dia memberi salam kpda ayahandanya. Aisyah menangis lama dan sambil memandangi ayahnya ia berkata: "Wahai ayah, benarkah sang penyair ketika melantunkan sya'ir-sya'irnya." Mendengar itu, Abu Bakar berbalik kpd Aisyah dan berkata, "Bohong penyair itu.. dan Allah Yg Maha Benar berfirman: Dan datanglah sakaratul maut dg sebenar-benarnya. Itulah yg kamu selalu lari dari padanya." (QS.50:19)..

Umar bin Khattab ra. Pada saat Umar telah berbaring di atas kasur mejelang kematian (sebab kematian beliau ini krn ditusuk Abu Lu'lu Al Majusi, umar saat itu sedang memimpin sholat subuh).Saat kematian tsb, Abdullah bin Abbas maju mendekati beliau dan berakata: Assalamua'alaika, wahai amirul mu'minin".. Tiba2 Umar memotong perkataan Abdullah bin Abbas tsb dan berkata, "aku sudah bukan Amir (pemimpin) org2 beriman, sesungguhnya pada hari ini aku telah menjadi penduduk akhirat." Ibn Abbas lalu bekata, "assalamu'alaika, wahai Abu Hafsh, demi Allah kamu masuk Islam, dan Islammu menjadi kemenangan Allah, RasulNya dan org2 beriman. Kamu berhijrah dan hijrahmu menjadi pembebasan. Kamu menjadi pemimpin dan kepemimpinan'mu adalah keadilan." Umar malah menagis mendengar perkataan Ibn Abbas ini. Umar kmd berkata, "tolong tinggalkan aku, wahai ibn Abbas. Demi Allah aku ingin keluar dari Dunia dengan ringan. Aku tidak punya sangkut paut dengan siapapun." Lalu Ali bin Abi Thalib maju kedepan dan berkata, "assalamu'alaika wahai Abu Hafsh. Demi Allah, aku sering mendengar Rasulullah dimasa hidupnya berkata: "Aku datang bersama Abu Bakar dan Umar. Aku masuk bersama Abu Bakar dan Umar. Aku pergi bersama Abu Bakar dan Umar." 'Aku mohon kepada Allah, semoga engkau dibangkitkan bersama dua sahabatmu.'.. Mendengar ini Umar kembali menagis.. Lalu beliau berkata kpd semua yg hadir, "wahai manusia, aku titipkan kalian kpd Allah. Aku berwasiat kpd kalian agar bertaqwa kpd Allah. Shalat..Shalat.".. Stl itu beliau diberi susu untuk diminum, namun susu itu keluar dari lambungnya. Semoga Allah meridhonya.. Ta' lama sth itu, beliaupun menghembuskan nafas terakhirnya. Sak jane..masih ada bbrp cerita spt ini, tapi pada intinya.. Sakaratul maut memang harus dihadapi.. Nabi dan para sahabat yg sudah jelas dijamin surga oleh Allah saja.. Untuk ngadepin sing jenenge' sakaratul maut.. Sik monteng-monteng'e.. Apa lagi wong sik koyok awak dewe...

Kalo ditanya opo sing mesti dipersiapkan... lah ini sing ayo podo saling kita eling meng eling'no... lagi-lagi kata kunci'ne ada di taqwa.... Cuman karena kata tsb terlalu sering di omong'no.. Dadi bosen juga yo..ndengerinya.. Dikit-dikit taqwa...dikit taqwa.. Ya kan... Sak jane...memang kita terlau sering ndengerin kata tsb dan ngucap kata tsb.. Tapi lagi lagi hakekat yg ada dibalik itu sing jarang di bahas sampek njero.. sampek jeroan'e.. Coba ini ada cerita mungkin iso kita cerna rame2..

Abdullah bin Miswar Al-Hasyimi berkata: Seorang datang kepada Nabi Muhammad s.a.w. dan berkata: "Saya datang kepadamu supaya kau ajarkan kepadaku ilmu-ilmu yang ganjil." Ditanya oleh Nabi Muhammad saw: "Kau telah berbuat apa terhadap pokok ilmu?"Orang itu bertanya: "Apakah itu pokok ilmu?" Nabi Muhammad saw. bertanya: "Apakah kau telah mengenal Tuhan Azzawajalla.? Jawabnya: "Ya." Nabi Muhammad saw. bertanya lagi: "Maka apakah yang telah kau kerjakan pada haknya?"Jawabnya: "Masyaallah. (Yakni apa yang dapat dikerjakan). Nabi Muhammad saw. bersabda: "Laksanakan itu sebenar-benarnya, kemudian kamu kembali untuk saya ajarkan kepadamu ilmu yang ganjil-ganjil." Kemudian setelah beberapa tahun ia datang kembali maka Nabi Muhammad saw. bersabda kepadanya: "Letakkan tanganmu didadamu (hati), maka apa yang kau tidak suka untuk dirimu, jangan kau lakukan terhadap saudaramu sesama muslim, dan yang kau suka untuk dirimu, lakukanlah sedemikian terhadap saudaramu sesama muslim, dan ini termasuk dari ghoro ibul ilmi (ilmu yang ganjil-ganjil)." Nabi Muhammad s.a.w. menjelaskan bahwa persiapan untuk maut itu termasuk pokok dari ilmu, kerana itu harus diutamakan sebelum lain-lainnya. Nah, dari cerita tsb kita mungkin bisa ambil sedikit hikmah'e.. ..Sudahkan kita mengerjakan semua perintah dan larangannya... ini lagi yo vy, bosen yo.. mbolak-i.. ke kata taqwa lagi...

Mungkin cek ngga' bosen kita liat dari persepektif lain ya.. Kamu punya anak'kan, ada yg masih kecil to'... Berapa kali kamu dalam sehari misalnya ingetin dia untuk makan sayur, untuk belajar, nasehatin jangan berbuat ini itu dst.. Apakah kita sadar misalnya setelah 20/30 tahun kita masih akan tetep aja suka nasehatin anak2 kita..berbuat beginilah..jangan begitulah.. Kiro2 lek ente jadi anak..atau inget ngga' dg kata2/nasehat ortu kita dulu mungkin hingga sekarang... bosen ngga kamu ndengerinnya... ya, kadang bosen juga kali... Tapi opo wong tuwo kita bosen ngingetin anaknya.. Ngga toh... padahal sing diingetin ke kita hakekat'e..yo itu itu ae.. Bener ngga... Jadi enak'e yo ditrimo terus nasehat2 dari Allah untuk kita itu, nasehatnya Allah ada dimana-mana, banyak berserakan di alam ini..tingal pinter2'e kita njupuk'i dan sing utama yo..emang di Al Qur'an dan As Sunnah.. tentunya. Trus bentuk konkret amalan sing yok opo yg akan kita pake u/ menghadapi mati..?Ya.. Bentuknya emang bukan hanya sekedar bacaan sing diwoco sampe 1000x misal'e..Tapi lebih kepada kegiatan dan beraktivitas (beribadah) yg kita kerjakan sehari-hari yg lebih kita sandarkan dan sesuaikan dg ajaran2 Islam tentunya. Mungkin kita juga mulai pelan2 introspeksi diri, kita perbaiki diri dg merubah hal2 yg kurang/tidak sesuai dg tuntunan Agama.. Lha benchmark'e siapa..tentu saja sing paling apik kita pake Rasul kita Nabiullah Muhammad saw... lek keduwuren ya..kita contoh paling tidak orang tua kita.. Pasti'lah beliau2 itu menginginkan yg terbaik buat putra-i..ne.. Lek sik kurang lagi kita contoh wong sing sholeh.. Trus tentu saja..seperti pembahasan kita sing lawas2 dulu.. Mensyukuri nikmat, ini juga merupakan salah satu kunci u/ berhadapan dg maut nantinya..

Bekal untuk mati utamanya selama di Alam Barzah (alam penantian).. Seperti sabda rasul yg sdh sering kita denger..
1. Doa' anak yg soleh kepada orang tuanya.
2. Ilmu yg bermanfaat. (Manfaat'e maksud'e dibagi2 keorg atau kita amalkan ilmu kita untuk kemaslahatan org banyak)
3. Amal jariyah yg bermanfaat.. Yang terus mengalir.. (misal: amal kita turut mbangun panti asuhan.. Kemudian panti tsb hingga kita meninggal masih tetep dipakai org untuk menampung anak2 yatim, dsb)

Nah, Biar kita-kita sing hidup ini jangan hanya terlena dg buaian dunia...ada hadist yg berbunyi "Kubur adalah salah satu taman dari taman-taman surga atau salah satu terowongan-terowongan neraka." (HR. Tirmidzi) Mungkin ada benernya kalo kita ziarah qubur (di islam sebenarnya ngga' ada tuntunan khususnya mengenai hal ini).. Tapi lagi2 para wali songo dulu emang hebat..beliau2 itu.. Sebenarnya ziarah kubur itu kan kebiasaan org zaman hindu, budha animisme dan dinamisme zaman nenek2 moyang kita di indonesia.. Tapi berkat para wali tsb yg tadinya org2 dulu ke kuburan untuk minta-minta (berkah, jodoh, kekayaan dsb).. Oleh para wali ditekuk menjadi aktifitas ke kuburan untuk mendo'akan para leluhur kita... subhanallah.. Ya, tapi kenyataanya pancen tetep'ae ono' sing masih mengamalkan budaya nenek moyang zaman dulu.. Kalo ke kuburan minta-minta... yg no.togel'lah..kekayaan..dsb..

Nah, manfaat ziarah kubur, salah satunya adalah untuk mengingatkan kita kepada akhirat dan harapannya kita bisa mempersiapkan bekal untuk mati itu sendiri... Bahwa beginilah kita nanti juga akan kembali dan tidur "six feet under".. Tanpa temen dan tanpa harta benda yg kita sayangi.Jadi tujuan utamanya ziarah kubur adalah "tadzakkurul maut wal akhirah" ingat mati dan akhirat dan mendoa kan org yg kita ziarahi.. bukan meminta-minta kpd ahli kubur atau ber tawassul dg mereka.Inti nya dg ziarah kubur akan menjadikan kita lebih ingat akan mati. Abu Hamid Allafaf berkata: "Siapa yang sering ingat mati, maka dimuliakan dengan tiga macam yaitu segera bertaubat dan syukur terhadap rezeki yg diterima (tidak tamak) dan rajin beribadat. Sedangkan yang selalu lupa akan mati, terkena akibat tiga macam juga iaitu menunda-nunda taubat, tamak dalam rezeki dan malas beribadat."

Dari buku sing ta' woco.. Kalo ditanya para org yg suka kekuburan dan minta2 tsb, kenapa mereka melakukan perbuatan syirik dan bid'ah spt itu?.. mereka menjawab bahwa kami tidak menyembah mereka, yg kami lakukan hanya sekedar mencari berkat dan bertawassul dg mereka kepada Allah swt..Nah, inilah sesungguhya logika yg dianut para ahli jahiliyah, ahli syirik, dan ahli berhala. QS.39:3.".....kami tidak menyembah mereka melainkan spy mereka mendekatkan kami kepada Allah dg sedekat-dekatnya...." Dari HR. Malik..Rasulullah saw membaca do'a.. "Allahumma lataj'al qabrii wa syanna yuq'bad(u)"artinya: yaa, Allah..janganlah Engkau jadikan kuburanku sebagai berhala yg disembah. Rasul sendiri ngga' ingin umatnya menyembah (dalam arti kuburannya dijadikan) perantara mencari keberkahan kpd Allah) Itu kuburan Rasul.. ...

Bekal terbesar yg harus kita siapkan u/ menghadap Allah swt (ini dari buku yo) adalah Zadul Iman (bekal Iman). (QS.3:102)"Hai org2 yg beriman, bertaqwalah kpd Allah dg sebenar-benarnya taqwa, dan jangan sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam" Koyok'e kalo dilihat stl beberapa kali mbahas hampir semua ulasan2 kita... kata sing selalu muncul itu ... iman...iman...iman..Jadi sepertinya itu emang iya... bahwa iman itu sebagai penggerak semua aktifitas kita...Aktifitas itu merupakan amal shaleh, sehingga iman dan amal shaleh akan selalu bergabung dan menyatu menjadi satu kesatuan yg ta' terpisahkan..

Misal.. wong sholat akan berbuat baik, tidak bisa dipisahkan dan ta' bisa dibalik... wong berbuat baik mesti sholat.. Ngga juga la.. Wong sing ngerjakan sholat aja masih banyak yg berbuat tidak baik kok.. Ya kanNah, yg dimaksud diatas adalah dlm kondisi yg seharusnya.. Lek wong sholat hrsnya juga berbuat baik..Lha inilah yg namanya melaksanakan, memahami dan mengamalkannya ...(Kalo di bahasa agama diwujudkan dg iman-ilmu-amal). Masalah'e kadang kita emang iso'ne mek sampek melaksanakan dan memahami tok.. Untuk ngamalkan kadang sing sik rodo' seret..

Saturday, December 17, 2005



TAKDIR & NASIB

QS. Al- Hadid; 22“Tiadalah suatu bencana yang menimpa di bumi dan tidak pula pada dirimu sendiri melainkan Dia telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya”

Segala urusan telah ditentukan dan ditetapkan oleh Allah itulah takdir. Takdir merupakan kehendak yang sempurna, ketentuan yang adil, tidak ditambah tidak dikurangi. Bila kita telah mempercayakan kendali pertimbangan kepada genggaman takdir,artinya dalam hal ini kita tidak berdaya sedikitpun...

QS. At Taubah;51Sekali-kali tidak akan menimpa kami, melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami” Usaha dan upaya dapat sedemikian rupa, tetapi hak untuk menentukan segala sesuatunya tetap milik Allah. Takdir sendiri merupakan rukun Iman yang ke enam. Rukun Iman adalah Pokok-Pokok Keyakinan bagi umat Islam...kata kuncinya pada „pokok-pokok keyakinan...”.

Jadi kalo orang udah yakin artinya...udah percaya total tanpa kecuali... Iman kepada Allah...Yakin akan adanya Allah, membenarkan adanya Allah. Iman kepada Malaikat2Nya...Yakin akan adanya Makaikat, sebagai makhluk ciptaanNya, Iman kepada Kitab-kitabNya... Yakin dan percaya akan petunjuk2 Allah melalui kitab2Nya yg telah diturunkan kepada kita/umat sbl kita... Iman kepada Rasul2Nya...Yakin akan Rasul2 atau utusan2 Allah yg telah ditunjuk untuk menjaadi pemberi petunjuk/penerangan kepada kita... Iman kepada Hari Akhir...Yakin akan datangnya hari akhir/akhirat, hari dihimpunnya semua umat untuk dihisab tanpa tekecuali.. Jadi hari akhir merupakan pintu baru, dimana masih akan ada kehidupan dibalik kehidupan duniawi ini, yaitu kehidupan yg kekal yg disebut alam Akhirat. Iman kepada Qadha & Qadar/Takdir...Yakin akan Qadha yg artinya hukum, aturan / perintah Allah..Qadar/Takdir yang telah ditetapkan oleh Allah kepada kita/semua makhluk ciptaanNya... QS.25:2

Jadi Takdir tidak hanya kepada Manusia tapi juga kepada semua makhluk.. Contohnya..Setan telah ditakdirkan oleh Allah akan menjadi penghuni Neraka..Nah kalo kita bilang..tuh nasibnya setan... coba kalo dia dulu mau merubah nasibnya..misalnya pas dulu diperintah Allah untuk sujud/hormat kepada Adam, dia mau...pasti deh akan ke Surga... Api telah ditakdirkan Allah untuk menghasilkan Panas.... tapi ingat juga Allah pernah menakdirkan api untuk menjadi dingin..(ingat cerita nabi Ibrahim saat dibakar)...

Dalam menyikapi Takdir,apakah itu akan berakibat baik/kurang baik kepada kita/penerima takdir... diharapkan (mau pake kata diharuskan sepertinya kok ya berat..ya..) tidak boleh ada kebencian dalam menerimanya, kalo pun itu pahit mestilah dipandang sebagai rasa yang manis.

Tapi kalau melihat cerita nabi Ibrahim...rasanya Takdir masih bisa berubah, sebelum takdir itu jatuh...atas kehendak Allah tentunya.. Nah, bagaimana takdir bisa berubah.. Menurutku, kalo kita mau merubah nasib kita... Misal nasib kita yang selalu rugi dalam berdagang... jangan beranggapan, wah ini takdirku. Daganganku nggak laku2 jadinya rugi melulu... Kalo kita coba merubah nasib tersebut..artinya kita mau berusaha menganalisa kenapa kok daganganku rugi melulu...kemudian kita bisa memperbaikinya...kan diharapkan nggak rugi. Nah kalo setelah melakukan perbaikan akhirnya nggak rugi lagi..berarti itu takdir kita... tapi kalo setelah berusaha memperbaiki plus doa..masih juga rugi..berarti itu takdir kita juga...mungkin kita harus mencari jalan lain/banting stir usaha yang lain. Nah yang terakhir inilah yang harus disikapi dg rasa manis meskipun pahit...Karena semuanya adalah Allah sang Creator yang telah menentukan.

Allah tidak akan memberikan cobaan kepada kaumnya Jadi menurutku nasib..adalah sesuatu yang telah kita terima...sedang takdir adalah ketetapan yang akan/telah kita terima.. Kesimpulanâne...lagi-lagi menurut aku...mudah2 salah dan tolong dibenerin....Nasib dan takdir adalah podo ae...Sijine boso jowo...sijine boso arab...

Org bunuh diri terjun dari lantai 6...gedebuk!! Ternyata masih kluget2..alias masih hidup..mungkin udah rusak tangan/kaki/mukanya.. Tapi dia masih bernafas..cuman lumpuh misalnya..Nah ini takdir’e emang belum mati, dia mau nyoba takdir’e mati tapi Ngga’ iso, krn emang belum saatnya...tapi takdir’e dia emang lumpuh barangkali, lumpuhnya dengan jalan terjun dari lt.6.. Atau mungkin pas mau terjun dari lt.6 tsb, malah ketauan org..dan bisa digagalkan....Nah, ini begitu juga mau nyoba takdir’e mati tapi ngga’iso, krn emang belum saatnya...tapi takdir’e dia emang ngga’ lumpuh..tapi masih tahes komes...

Jadi sak jane takdir itu kalo udah terjadi baru kita bisa bilang nah ini takdirku..kalo belum terjadi ya masih bukan takdir...opo yo jenenge sing pas..

Dalam bhs inggris nasib = fate.... kalo takdir = destiny....Kiro2 bisa dibolak-balik ngga’ yo.. Opo malah kebalik ta…..? Bener ngga’ yo...

Klo mengenai lahir dan mati sudah dijelaskan pada ayat berikut, bener katamu apapun yg dilakukan euthanasia or hara-kiri, klo menurut Allah belum waktunya ya tetep tahes komes. Meskipun udah di usahakan maksimal udah di bomb obat2 canggih, udah di masukin segala alat dan monitor di ICU udah di pasang, klo Allah udah memanggil, ya..good bye...

QS 2-253
Dan tidak akan mati sesuatu yg bernyawa melainkan dengan ijin Allah sebagai ketetapan yg telah ditentukan. Dan barang siapa menghendaki paha di dunia niscaya kami berikan kepadanya dan barang siapa menghendaki pahala akhirat niscaya kami berikan padanya. Dan kami meberikan balasan kepada orang2 yg bersyukur.

QS 6-2
Dia menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu Dia menentukan ajal dan ajal yg ditentukan pada sisiNya, tetapi kamu masih ragu2.

QS 9-51
Katakanlah tidaklah akan menimpa kami selain apa yg telah di tetapkan oleh Allah bagi kami, dan hanya kepada Allah hendaknya orang yg beriman bertawakal.

QS 10-49
Katakanlah “Aku tidak kuasa menolak mudharat dari diriku dan tidak mendatangkan manfaat kecuali di kehendaki Allah, Tiap2 umat ada ajalnya, apabila datang ajal mereka maka mereka tidak dapat mengundurkan sesaatpun dan tidak dapat mendahulukannya.

Aq mentok klo bicara soal lahir mati sama kolega dokter asing. Karena banyak ahli percaya mereka bisa created human sejak berkembang project bayi tabung, yg intinya bertemunya sperma dan ovum, jadi org ga perlu cari jodoh klo mau punya anak, cukup di ambil ovum dan cari donor sperma di bank, terserah mau sperma org yg IQ-nya tinggi, seperti Einstein atau sperma Tom Cruise, lalu di pertemukan di cawan, trus di masukin rahim, so jadilah baby, malah bisa 4 sekaligus. Demikian juga masalah mati, klo ada pasien didiemin aja ga di rawat akan mati dan klo mereka lakukan perawatan tetep hidup, repot khan ngomong sama org yg ga pernah buka Al-Quran?

Klo mengenai rejeki, aq pikir tetep aja nasib2an dan sesuatu yg musti di usahakan dan diperjuangkan….nanti klo udah diperjuangkan mentok jadi takdir, gitu kali yaaa? Khan ada istilah “ memperjuangkan nasib rakyat kecil” atau “memperjuangkan nasib perempuan” (walau di takdirkan jadi rakyat kecil dan jadi perempuan, tapi nasibnya khan bisa diperjuangkan…? What do you think? Well ga mari2 pembahasannya yg jelas kita musti beriman aja atas segala takdir dari Allah dan mensyukuri-nya. Sementara klo mendapat nasib buruk, ga boleh pasrah, musti usaha, misalnya pasien2ku yg lahir sumbing, klo cuman terima nasib, kasihan banget khan dan aq sebagai surgeon musti usaha tingkatin ilmu supaya bisa operasi bagus dan cariin dana biar yg miskin bisa di operasi. Klo dua2 udah usaha, InsyaAllah, Allah akan merubah nasib suatu kaum klo kaum itu mau berusaha….Amien..

Sekarang mengenai jodoh, beberapa ayat yang menerangkan:
"Di antara tanda- tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu pasangan dari jenismu sendiri, sehingga kamu merasa tenteram (sakinah) dengannya, dan dijadikan-Nya diantara kalian rasa cinta dan kasih sayang (mawaddah wa rahmah). Dan di dalam itu semua terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir". (QS. Ar-Ruum:21).

"Maha suci Rabb yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik segala yang ditumbuhkan bumi, diri mereka (manusia), maupun apa-apa yang tidak mereka ketahui". (Qs. Yaasin: 36).

"Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki. Atau Dia menganugerahi kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang Dia kehendaki), dan Dia menjadikan mandul siapa saja yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa" (QS. Asy-Syura, 42:49-50).

"Dan Allah-lah yang mempersatukan hati mereka. Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah-lah yang mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana" (QS. Al-Anfal, 8:63).

"Dan pergaulilah pasanganmu dengan ma'ruf (baik). Apabila kamu tidak menyukai (salah satu sifat) mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak (di sisi lain)". (QS. An-Nisa:19).

Tambahan dari buku yang Kubaca :

RVC Bodley penulis buku “Wind of the Sahara” yang pernah tinggal bersama suku Afrika nomaden kaum yg mengerjakan sholat, shaum dan berdzikir kepada Allah dan mempercayai qada dan qadar, mereka tidak pernah mengeluh dengan segala yang terjadi.

Dia menceritakan kisahnya :
Ketika kami sedang mengarungi padang sahara dengan mengendarai mobil. Ditengah jalan tiba2 ban mobil pecah dan si supir lupa membawa ban serep, kontan ada yg marah dan gelisah serta susah, kemudian ada yg bertanya kepada pribumi tersebut, apakah yg harus kita lakukan? Ia mengingatkan bahwa sikap marah2 dalam keadaan seperti itu tidak ada gunanya bahkan akan mendorong melakukan hal yg bodoh dan membabi buta, tiada pilihan lain selain menjalankan mobil dengan 3 roda, tak lama kemudian bensin habis, tetapi tidak ada seorangpun teman pribumiku yg emosi, mereka tetap tenang dan bahkan melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki sambil mendendangkan lagu yg membangkitkan semangat. Selama aq tinggal bersama orang Jabariyah ini hidupku tenang, tidak ada rasa cemas yang ada hanya ketenangan, kepuasan dan keridhoan, seakan2 berada di surga.

Orang2 pedalaman itu telah memahami inti dari dari hakikat kehidupan, ada beberapa peristiwa dalam hidup yang tidak dapat di tolak atau dipilih yang disebut TAKDIR, atau ketentuan dari Allah. Memang demikianlah risalah yang dibawa oleh nabi Muhammad, makanya kita WAJIB beriman kepada TAKDIR, adalah untuk menyelamatkan manusia dari kesesatan, mengeluarkan kita dari kegelapan dan penyesalan. Sakjane percaya kepada TAKDIR iku OBAT AMPUH yang membangkitkan zat MORFIN yg alamiah yg ada di otak sehingga awake dhewe jadi tenang dan teduh, tidak frustasi dengan mempercayai Rukun Iman ke 6 iki. Klo hati tenang, usaha jalan terus, amal berkembang, so tidak pernah menyesali apapun yg terjadi. Well then just go ahead and go straight forward, take the challenge, life is so wonderful, Alaska is beautiful, especially on the snowy and sunny days, skiing and sleeding with the kids are so wonderful time, It's my destiny to be here... :)

Monday, November 21, 2005

BERSYUKUR

Bersyukurlah atas segala nikmat Allah, kalimat ini sering diucapkan pada orang yang sedang mengeluh. Mengeluh adalah sifat alamiah manusia, QS Al Ma’aarij (70;19-20) „Sesungguhnya manusia diciptakan (bersifat) keluh kesah, Apabila ksusahan menimpanya ia mengeluh“.

Sebagai hamba Allah, manusia hendaknya selalu bersyukur akan semua nikmat yg kita terima. Manusia bersyukur sebenarnya mengandung pengertian bahwa dia bersyukur untuk dirinya sendiri. Allah sebenarnya ingin melihat hambanya, apakah dengan diberi nikmat mereka akan bersyukur atau tidak, sebab bila manusia tidak bersyukurpun Allah sebenarnya tidak rugi. Sebab Allah itu Maha Kaya dan Maha Terpuji. (QS.31:1).

Setiap kali seseorang mengucap Syukur...kemudian bisanya diikuti kalimat... “Alhamdulillah..”(Segala puji bagi Allah). Ini kan menunjukkan kalo seseorang bersyukur tentunya, karena nikmat yang telah diberikan Allah. (QS.93:11) Dalam prakteknya kita bersyukur biasanya kalau mendapat nikmat, kalau bukan nikmat yg kita terima biasanya kita malah tidak bersyukur (ingkar). Padahal seharusnya kita justru harus bersabar bila yg datang bukan kenikmatan. Sabar juga merupakan bentuk syukur atas nikmat yg tidak kita inginkan. Misal: Kita diberi Allah kenikmatan untuk bisa mengunyah makanan. Tapi karena kegiatan mengunyah itu udah kita lakukan sejak kita bayi hingga saat ini, tanpa kita sadari bahwa hal itu sebenarnya adalah suatu kenikmatan dari Allah...hal ini akan menjadi lain bila Allah dengan secara tiba-tiba mengambil gigi kita semuanya... maka kenikmatan mengunyah akan hilang... dan kita baru merasakan bahwa mengunyah dengan gigi merupakan suatu kenikmatan yg luar biasa. Tapi pernahkan kita mensyukuri akan nikmat dari Allah yg bentuknya telah melekat pada diri kita seperti hal2 kecil sebagaimana contoh diatas.

Biasanya kita mensyukuri nikmat hanya sebatas hal-hal yg berupa keinginan kita yg belum kita terima. Setelah kita terima kemudaian baru kita bersyukur... Nikmat merupakan segala macam kebahagian, kebaikan, anugerah Allah yg bermanfaat bagi kita.

Bila kita telaah nikmat bisa dikelompokkan menjadi:

Nikmat Fitri, nikmat yg melekat dan ada pada diri kita semenjak manusia itu lahir. (QS.16:78) berupa :

1. Nikmat Jasmani QS. At-Tiin (95;4) „Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling baik“. Ayat ini menjelaskan betapa Allah telah menciptakan jasmani manusia dengan sempurna dan lebih dari makhluk lainnya, sehingga manusia mampu melakukan penyesuaian terhadap berbagai macam keadaan sehingga dapat bertahan hidup dengan baik. Manusia mempunya alat indera yang paling sempurna, sehingga ia mampu mengexplorasi dunia ini dengan tidak ada penghalang apapun.

2. Nikmat Rohani QS. Az Zumar (39;9) „Katakanlah, Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? Sungguh orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran“

Nikmat ini berupa :
- Kecerdasan
- Bakat
- Hidayah atau petunjuk dan bimbingan dari Allah
- Sifat-sifat yang baik
- Sikap-sikap terpuji dll

Nikmat Dunia, nikmat yg tersedia ketika manusia itu lahir hingga mati. (QS.36:33-35)

1. Alam SemestaQS Al. Baqarah (2;164)Sungguh dalam penciptaan langit dan bumi, silih berganti malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia menghidupkan bumi sesudah mati (kering)nya dan Ia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan dan pengisaran angina dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, sungguh menjadi tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berakal”

2. Materi QS. An-Nahl (16;18) „Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya”Nikmat materi ialah segala karunia Allah yang berwujud benda, misalnya uang, pakaian, tempat tinggal, ladang, kendaraan dll. Nikmat materi yang diberikan Allah kepada manusia tidak akan dapat dihitung oleh manusia sebagimana yang disebut pada ayat di atas. Orang yang di beri materi yang banyak dan sedikit sama-sama mendapat cobaan dari Allah. Cobaan yang diberikan materi sangat banyak adalah dapatkah ia mensyukkusri nikmat itu.

3. Nikmat yang bertalian dengan nonmateriNon materi adalah bukan benda tetapi bisa di upayakan untuk mendapatkannya. Yang termasuk dalam non materi misalnya; ilmu, pangkat, keluasan ilmu, kesehatan, kebahagiaan, keberanian, iman dan sebagainya. Dua macam nikmat kebanyakan manusia tertipu dan terlena memanfaatkannya, yaitu kesehatan dan waktu yang senggang“ (HR. Bukhari)“

Manusia wajib berusaha; berhasil dan gagal-nya itu ada dalam kekuasaan Allah. Jika seseorang berhasil dalam usahanya, hal itu merupakan nikmat dari Allah; dan jika ia gagal, berarti ia belum memenuhi syarat-syarat yang dikehendaki oleh Allah. Dengan demikian, keberhasilan seseorang tidak boleh dianggap semata-mata hasil usahanya sendiri. Karena itu orang yang berhasil wajib menyatakan rasa syukur kepada Allah, tidak sombong, tidak membanggakan diri dan tidak melupakan Allah. Karena hanya Allah-lah Maha pemberi nikmat. Jadi bersyukur sebenarnya bukanlah sekedar kebiasaan, namun lebih merupakan ibadah kita kepada Allah. Karena syukur merupakan ibadah sehingga mengandung konsekwensi pahala bila dikerjakan, dan siksa bila ditinggalkan.

Dalam QS.14:7, Allah berfirman, bahwa bila kita mensyukuri atas nikmat yg diberikanNya, maka Allah akan menambah nikmatNya kepada kita. Dan bila kita mengingkari atas nikmatNya maka Allah akan mengadzab kita. Disini ada pesan bahwa bersyukur atas nikmat Allah adalah suatu keharusan, karena dengan kita bersyukur maka Allah akan memberi nikmat2 yg lain kepada kita.

Cara Bersyukur.

1. Selalu ingat Allah atas nikmat yang kita terima. Ingat Allah dengan cara menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya (spt yg kamu bilang itu). Itu sebenarnya merupakan salah satu bentuk syukur.

2. Menjadikan diri kita bermanfaat bagi orang lain. Ini merupakan pengejahwantaan dari kita untuk mau berbagi atas nikmat yang kita terima. Misal: Berbagi ilmu yg kita punya dg org lain. Berbagi harta kepada yg membutuhkan (zakat/infaq/sodaqoh).

3. Tidak lupa untuk selalu berdoa dan ikhtiar. Dg lisan berucap Alhamdullillah. Dg hati yg selalu berdzikir kepada AlSehingga nikmat itu ngga terlalu cepat berlalu. Bila berlalu berharap akan diganti dengan nikmat yang lain.

4. Jangan hanya melihat keatas, namun perhatikan pula kebawah. Dengan menyadari masih ada orang yang kurang dari kita.

5. Tawakal kepada Allah. Mempercayakan segala urusan kepada Allah, karena didalamnya terdapat banyak nikmat yg bisa kita terima. Melihat nikmat sebagai anugerah Allah, bukan hasil jerih payah kita saja.

Akibat Tidak Bersyukur. Seperti dalam (QS.16:112), „Dan Allah menjadikan sebagai perumpamaan akan sesuatu negeri yang aman lagi tenteram, rejekinya datang berlimpah dari setiap tempat, lalu mereka ingkar terhadap nikmat Allah, maka Allah merasakan kepada mereka pakaian meliputi kelaparan dan ketakutan yang di sebabkan perbuatan mereka“ Bila kita manusia atau suatu kaum tidak mau bersyukur kepada Allah, yg demikian itu berarti mendustakan atas nikmat Allah, maka Allah akan mengadzab kita/suatu kaum tersebut. Nah, mungkin juga kalo kita mau menelaah tg indonesia yg tercinta ini... kenapa kok rasanya bencana/musibah/adzab datang terus menerus dan bertubi-tubi...Ini mungkin juga merupakan salah satu kesalahan kita (suatu kaum) yaitu bangsa kita, yg tidak pernah mau bersyukur.. Mungkin bersyukurnya cuman lisan saja...Alhamdulillah tok.. Nggak onok terusanne....

Misalnya..kita diberi manfaat hutan yg terluas di dunia..ee..kok..malah ditebang habis2an, emang sih hutan juga untuk dimanfaatkan manusia, tapi itu lho kok nggak kira2 sing motong pohon.. Udah motong sak enake “udele”, lahan dibiarkan ditinggal gledak... Ini apa nggak namanya tidak bersyukur... jelas kufur nikmat yo... Coba kalo yg punya HPH itu mau bersyukur dikasih HPH, ga semua orang bisa dapet, dengan merasa memiliki hutan itu, trus mau mikir gimana nanti anak cucunya….kalo hutan dihabisin sedemikian hebat.. Pasti lah dia akan berpikir wah..kalo ini kabeh ta’entek no sak iki, hancur kan Indonesia….negara yang sudah diperjuangkan para pahlawan dengan bambu runcing… Trus dia bersyukur dengan tindakan, yaitu disamping motong dia juga nanam sebagai penganti tanaman yg dipotong. Trus mbatasin nafsu motong pohonnya...Wallahu Alam.